Busurnews.com,Blora
Bantuan keuangan Provinsi Jawa Tengah untuk Kabupaten Blora cair Rp 61 Miliar. Anggaran itu diminta untuk mempercepat pembangunan infrastruktur desa.
Kepala Bidang Penataan, Pengembangan, dan Pengelolaan Keuangan Desa Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Blora Suwiji mengatakan, dana sebanyak Rp 61 miliar itu dianggarkan untuk sebanyak 352 kegiatan di desa-desa yang ada di Blora.
Dana segar dari provinsi itu diproyeksikan untuk mempercepat pembangunan infrastruktur.
“Banprov untuk 2025 ini dengan anggaran Rp61.342.500.000 mencakup 352 kegiatan.
Bantuan ini dialokasikan untuk desa-desa yang mengajukan langsung ke Gubernur Jawa Tengah melalui Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) Provinsi,” jelasnya.
Ia menyampaikan, untuk Dinas PMD sendiri akan memfasilitasi dengan bentuk proses pencairan.
Dari total 352 kegiatan, hingga akhir Mei sudah ada sebanyak 93 kegiatan yang tuntas dengan pencairan total anggaran Rp16,48 miliar.
“Artinya, serapan anggaran sudah mencapai sekitar 27 persen. Kalau dilihat dari progres, Blora termasuk dua besar kabupaten dengan serapan Banprop tertinggi di Jawa Tengah,” jelasnya.
Suwiji menuturkan, proyek kegiatan dengan anggaran Banprov Jateng itu beragam, mulai dari jalan, drainase, hingga fasilitas umum lainnya.
Selain melalui Dinas PMD, Banprov juga disalurkan melalui Dinrumkimhub Blora tergantung jenis kegiatannya.
“Banprov memiliki dampak nyata. Infrastruktur yang semestinya butuh waktu lama untuk dibangun karena anggaran desa terbatas, kini bisa dikebut berkat Banprov.”tuturnya.(Redaksi)

