Busurnews.com,Blora _ Pemandangan tak biasa mewarnai jalannya Rapat Paripurna di Kantor DPRD Kabupaten Blora, Kamis (10/09/2026). Dua orang anggota dewan berinisial A dan G terekam kamera sedang saling bersandar di tengah berlangsungnya rapat resmi.
Foto kejadian tersebut kini viral di media sosial dan memicu berbagai komentar dari publik.
Momen Terekam Kamera Ponsel Peserta Rapat
Kedua wakil rakyat yang diketahui berasal dari Fraksi Gerindra itu tampak duduk berdampingan di kursi anggota dewan. Dalam dokumentasi foto ponsel yang beredar, salah satu anggota terlihat menyandarkan tubuhnya ke arah rekan di sebelahnya ketika agenda rapat masih berlangsung.
Sontak, momen tersebut menyita perhatian peserta sidang yang hadir di ruang paripurna. Beberapa peserta disebut sempat berbisik dan saling tunjuk, namun jalannya rapat tetap dilanjutkan sesuai agenda.
Setelah sidang selesai, foto tersebut menyebar luas di grup WhatsApp dan media sosial. Warganet pun ramai memperbincangkan sikap kedua anggota dewan tersebut.
Belum Ada Keterangan Resmi
Hingga saat ini belum diketahui pasti penyebab kedua anggota dewan tersebut berada dalam posisi saling bersandar. Dugaan sementara muncul dari peserta sidang, mulai dari faktor kelelahan karena rapat yang panjang, kondisi kesehatan, hingga alasan lain.
Namun baik A maupun G dari Fraksi Gerindra belum memberikan keterangan resmi terkait momen yang tertangkap kamera dan viral tersebut. Pihak Sekretariat DPRD Blora juga belum mengeluarkan pernyataan resmi.
Ketua Fraksi Gerindra DPRD Blora saat dikonfirmasi belum bisa memberikan penjelasan. “Kami masih akan mengklarifikasi dulu ke yang bersangkutan,” ujarnya singkat.
Tanggapan Publik dan Pengamat
Peristiwa ini langsung menjadi sorotan publik. Sejumlah warganet menyayangkan sikap kedua anggota dewan yang dinilai kurang menunjukkan etika dan keseriusan dalam forum resmi.
“Rapat paripurna itu forum resmi. Seharusnya bisa lebih menjaga sikap dan marwah sebagai wakil rakyat,” tulis salah satu komentar di media sosial.
Seorang pengamat politik lokal Blora menilai kejadian ini bisa berdampak pada citra lembaga DPRD. “Apa pun alasannya, anggota dewan harus sadar sedang berada di ruang publik dan disorot. Sikap seperti ini bisa menurunkan kepercayaan masyarakat,” katanya.
Etika di Ruang Sidang Jadi Sorotan
Rapat Paripurna DPRD merupakan agenda resmi untuk membahas dan mengambil keputusan terkait pemerintahan daerah. Karena itu, etika dan kedisiplinan anggota dewan saat sidang menjadi perhatian utama.
Insiden ini diharapkan menjadi bahan evaluasi bagi seluruh anggota DPRD Blora agar lebih menjaga sikap dan profesionalitas saat menjalankan tugas di gedung dewan.
Pihak DPRD Blora hingga berita ini diturunkan belum memberikan klarifikasi lebih lanjut terkait tindak lanjut atas viralnya foto tersebut.

