Busurnews.com,Blora
Sebanyak 19 nama calon Ketua Dewan Pengurus Cabang (DPC) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kabupaten Blora telah diusulkan melalui hasil Musyawarah Cabang (Muscab) yang dilaksanakan pada 19 April lalu. Proses ini dinilai sebagai bentuk keterbukaan dan demokratisasi yang positif dalam tubuh partai.
Dari 19 nama yang diusulkan, seluruhnya mendapatkan kesempatan yang sama untuk mengikuti tahapan selanjutnya, yaitu Uji Kompetensi dan Kepatuhan (UKK) tahap 1 yang digelar oleh Dewan Pengurus Wilayah (DPW) PKB Jawa Tengah. Namun, dari jumlah tersebut, hanya tersisa 10 orang yang melanjutkan proses, sementara 9 orang lainnya memutuskan untuk mengundurkan diri.
“Saya menanggapi baik atas pola Muscab yang hari ini berlangsung. Ini era keterbukaan, era demokratisasi, dan era modern sebuah partai. Dari 19 nama itu semuanya sudah diberi kesempatan yang sama, dan akhirnya yang ikut UKK tahap 1 ada 10 orang. Salah satu dari 10 itu adalah saya,” jelas Aminuddin yang saat ini anggota DPRD Provinsi Jateng saat dikonfirmasi, Rabu (29/04/2026).
Terpisah, beredar isu bahwa perolehan suara nantinya akan mengerucut pada dua nama besar, yakni tokoh dari kalangan Pendopo yaitu Arief Rahman yang merupakan Bupati Blora dan unsur DPRD yaitu Mustofa yang saat ini menjabat sebagai ketua DPRD Kabupaten Blora.
Namun, kandidat tersebut enggan berkomentar banyak terkait hal itu. Menurutnya, hal tersebut masih sebatas perkiraan atau “rabaan” masyarakat, karena keputusan final sepenuhnya berada di tangan Dewan Pengurus Pusat (DPP) dan proses verifikasi masih berjalan.
Terkait upaya pendekatan atau lobi ke DPP, ia mengaku akan mengikuti alur dan proses yang ada dengan tenang. Pengalaman yang sudah dua kali menjabat selama dua setengah periode menjadi bekal untuk tetap bersikap sportif.
“Saya mengalir, nanti kita ikuti alurnya kelanjutannya. Habis UKK 1 akan ada UKK 2, setelah itu baru finalisasi. Kabarnya hasil akan diumumkan bulan Juli,” jelasnya.
Disinggung mengenai skenario jika nama-nama yang disebut-sebut kuat justru tidak terpilih dan gilirannya lah yang maju, ia menegaskan sikapnya sebagai kader yang patuh.
“Sebagai kader partai, tugas pertama itu tunduk pada keputusan. Selama kita semua menghormati dan tunduk pada keputusan partai, Insyaallah akan tetap siap. Siap maju DPC Blora kembali, siap!” tegasnya.

