Busurnews.com,BLORA – Dampak kemarau panjang yang melanda Kabupaten Blora semakin memprihatinkan. Krisis air bersih kini melanda Desa Pengkolrejo, Kecamatan Japah, Kabupaten Blora. Ratusan warga harus berjuang keras mendapatkan air untuk sekadar minum, memasak, dan kebutuhan MCK.
Sumur-sumur milik warga dilaporkan kering kerontang. Sumber-sumber air yang biasanya menjadi andalan warga pun debitnya menyusut drastis. Kondisi ini sudah berlangsung berminggu-minggu dan membuat warga resah.
Mendengar keluhan warga, Ketua Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) DPRD Kabupaten Blora, Munawar, S.H., bergerak cepat. Ia turun langsung ke Desa Pengkolrejo menyalurkan bantuan air bersih untuk warga yang terdampak kekeringan, Sabtu (20/9/2026).
Dengan menggunakan truk tangki, bantuan air bersih didistribusikan ke sejumlah titik pemukiman warga yang paling parah terdampak kekeringan. Warga pun berbondong-bondong membawa jerigen, ember, dan bak penampungan untuk mendapatkan air bersih.
Munawar mengatakan, bantuan ini adalah wujud kepedulian dan tanggung jawab moral sebagai wakil rakyat. Ia tidak tega melihat warga harus kesulitan air bersih.
“Hari ini kami dari Fraksi PKB hadir di Desa Pengkolrejo, Kecamatan Japah. Kami mendapat laporan bahwa warga di sini sudah lama kesulitan air bersih akibat kemarau panjang. Sumur kering, air susah. Ini panggilan kemanusiaan, kami harus hadir,” ujar Munawar, S.H.
Ia menegaskan, air bersih adalah hak dasar warga yang harus dipenuhi. Jangan sampai warga miskin harus membeli air dengan harga mahal hanya untuk bertahan hidup.
Ia mengakui kondisi desanya saat ini memang sangat memprihatinkan. Hampir seluruh dukuh di Pengkolrejo mengalami krisis air.
“Banyak terima kasih kepada Bapak Munawar atas bantuannya air bersih kepada warga kami. Bantuan ini sangat berarti dan sangat membantu warga kami yang sudah lama kesulitan air,” ujar Kades Lasman.
Namun, Lasman juga memohon dengan penuh harap agar bantuan tidak berhenti sampai di sini. Mengingat kemarau diprediksi masih akan berlangsung panjang dan kondisi kekeringan di desanya masih tergolong parah.
“Kami juga memohon kalau masih ada anggaran untuk memberikan lebih, karena masih parah butuh air bersih. Warga kami masih sangat membutuhkan. Dan sekali lagi terima kasih bantuannya,” pinta Lasman.
Menanggapi permohonan Kades, Munawar, S.H. menyatakan akan berupaya semaksimal mungkin untuk kembali menyalurkan bantuan tahap selanjutnya.
Selain bantuan darurat, Munawar juga berkomitmen akan memperjuangkan solusi jangka panjang di DPRD Blora. Ia akan mendorong Pemerintah Kabupaten Blora untuk membangun infrastruktur air bersih yang lebih permanen, seperti pembangunan embung desa, sumur dalam, dan pipanisasi di wilayah Kecamatan Japah yang memang menjadi langganan kekeringan setiap tahun.
“Kita tidak boleh hanya mengandalkan bantuan tangki air terus-menerus. Harus ada program jangka panjang. Ini menjadi catatan dan akan kami perjuangkan di pembahasan anggaran DPRD. Japah, termasuk Pengkolrejo harus jadi prioritas penanganan kekeringan,” pungkas Munawar.
Aksi nyata Ketua Fraksi PKB DPRD Blora ini mendapat apresiasi luas dari masyarakat. Di tengah terik matahari yang menyengat, kehadiran truk air bersih menjadi bukti bahwa wakil rakyat masih peduli dengan penderitaan rakyatnya.

