Busurnews.com,Blora – Program Revitalisasi Satuan Pendidikan dari Pemerintah Pusat membawa angin segar bagi dunia pendidikan di Kabupaten Blora. Salah satunya dirasakan oleh SDN 1 Jagong yang kini tengah bersolek menjadi sekolah yang lebih aman, nyaman, dan berkualitas.
Kepala SDN 1 Jagong, Theresia Natalia Purwanti,S.Pd.M.Pd., menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya atas perhatian pemerintah pusat terhadap fasilitas pendidikan di daerah.
Ia mengungkapkan, SDN 1 Jagong mendapatkan kucuran dana bantuan revitalisasi dengan nilai mencapai Rp 1.002.345.716 yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) Tahun Anggaran 2026.
“Penghargaan setinggi-tingginya kepada Pemerintah Pusat atas kucuran dana bantuan Revitalisasi,” ujar Natalia.
Adapun revitalisasi di SDN 1 Jagong meliputi rehabilitasi total ruang kelas 1 sampai 6, ruang administrasi, ruang perpustakaan, toilet, hingga penataan lingkungan sekolah secara menyeluruh.
“Diharapkan dengan pembangunan sekolah, dapat meningkatkan kenyamanan dalam kegiatan belajar mengajar,” terang Natalia.
Meski pembangunan masih berlangsung, ia memastikan kegiatan belajar mengajar tetap berjalan lancar dan tidak terganggu.
“Total keseluruhan ada 78 murid, semoga saja di tahun ajaran berikutnya mampu mendapatkan tambahan peserta anak didik lebih banyak lagi,” harapnya.
Wali Murid Sambut Gembira, Fasilitas Lebih Memadai
Kebahagiaan juga dirasakan para wali murid. Indah, wali murid kelas 2, mengaku sangat senang dengan adanya revitalisasi ini.
“Dampaknya sangat jelas, peserta anak didik dapat merasakan kenyamanan dalam kegiatan belajar mengajar, tentunya fasilitasnya jauh lebih memadai,” ucapnya.
Revitalisasi ini tidak hanya memperbaiki fisik bangunan, tetapi juga membangun optimisme baru bagi anak-anak untuk lebih semangat belajar.
Sementara itu, dari pihak pelaksana, Danang menjelaskan progres pembangunan saat ini sudah mencapai hampir 60 persen.
“Kendala kami saat ini bahan material genting, karena produksi jenis tersebut hanya di wilayah Wirosari, Kabupaten Grobogan,” ungkapnya.
Meski ada kendala tersebut, ia memastikan seluruh material pembangunan sesuai dengan spesifikasi yang telah ditetapkan.
“Pada dasarnya, material pembangunan secara keseluruhan sesuai spek yang ada. Semoga saja pembangunan segera terselesaikan, sehingga seluruh murid dapat menempati sesuai dengan kelasnya masing-masing seperti biasanya,” tutur Danang.
Dengan revitalisasi ini, SDN 1 Jagong diharapkan menjadi potret nyata hadirnya negara dalam menghadirkan pendidikan yang layak dan bermartabat bagi generasi penerus bangsa.

