BBWS Pemali Juana Selesaikan Pembangunan Bronjong di Kedung Jenar, Warga Kini Tak Lagi Was-was Hadapi Musim Hujan

Busurnews.com, Blora _ Aktivitas ekonomi dan mobilitas warga di wilayah Kedung Jenar, Kecamatan Kunduran, Kabupaten Blora kini bisa kembali normal. Rasa was-was akibat ancaman longsor di bantaran Sungai Lusi mulai berkurang, setelah Balai Besar Wilayah Sungai Pemali Juana BBWS Pemali Juana bergerak cepat melakukan penanganan darurat berupa pembangunan bronjong.

Pembangunan bronjong tersebut berlokasi di RT 04 RW 01 Desa Kedungjenar dan telah selesai dikerjakan. Struktur bronjong yang digunakan berupa keranjang dari besi yang telah digalvanisir, khusus untuk menstabilkan tanah dan mencegah terjadinya erosi lanjutan.

Respons Cepat Tangani Dampak Longsor
Wilayah Kedung Jenar sebelumnya terdampak longsoran di tepi Sungai Lusi yang mengancam pemukiman warga. Melihat kondisi tersebut, BBWS Pemali Juana langsung turun tangan untuk melakukan penanganan agar aktivitas warga tidak terganggu lebih lama.

“Guna memastikan aktivitas ekonomi dan mobilitas warga agar kembali normal, tanpa rasa was-was, BBWS Pemali Juana bergerak cepat melakukan penanganan bronjong di wilayah Kedung Jenar, karena terdampak longsoran,” terang petugas di lapangan.

Bronjong dipilih karena efektif menahan gerusan air dan menstabilkan struktur tanah di tebing sungai. Material besi yang telah digalvanisir juga dinilai lebih tahan lama terhadap cuaca dan aliran air, sehingga diharapkan mampu bertahan dalam jangka panjang.

Apresiasi dari Pemerintah Desa
Kalur Kedungjenar, Suntarsih, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada semua pihak yang terlibat dalam penanganan bencana ini.

“Alhamdulillah pembangunan sudah selesai, sehingga warga yang terdampak merasakan lebih tenang dan rasa takut ketika musim penghujan tiba,” ujar Suntarsih.

Ia juga mengucapkan terima kasih kepada BBWS Pemali Juana, DPUPR Blora, serta stakeholder lainnya yang telah bersinergi menangani bencana di bantaran Sungai Lusi, tepatnya di RT 04 RW 01.

“Bronjong itu sendiri akan mampu menahan agar tanah di sekitar pemukiman warga di tepi Sungai Lusi agar tidak terjadi longsor,” ucap dia.

Dampak Positif bagi Warga
Dengan selesainya pembangunan bronjong, warga mengaku lega. Sebelumnya, setiap kali musim hujan tiba, warga di bantaran sungai hidup dalam kekhawatiran karena tanah sering tergerus dan rawan longsor.

Kini, dengan adanya penguat tebing berupa bronjong, diharapkan pemukiman warga lebih aman. Selain itu, akses jalan dan aktivitas perekonomian warga yang sebelumnya sempat terganggu juga bisa berjalan seperti biasa.

Pemerintah desa berharap sinergi antara BBWS Pemali Juana, DPUPR, dan pemerintah desa dapat terus terjalin. Penanganan cepat seperti ini dinilai penting untuk meminimalkan risiko bencana dan menjaga keselamatan warga di wilayah rawan.

Pembangunan bronjong di Kedung Jenar menjadi bukti nyata bahwa penanganan infrastruktur penahan erosi sangat dibutuhkan, terutama di daerah yang berbatasan langsung dengan aliran Sungai Lusi.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *