Busurnews.com,Blora_ Semangat belajar tak padam meski gedung sekolah sedang diperbaiki. Sebanyak 65 siswa SD Negeri Jetak, Kecamatan Kunduran, Kabupaten Blora, saat ini harus menjalani Kegiatan Belajar Mengajar / KBM di rumah warga, karena bangunan sekolahnya masih dalam proses revitalisasi.
“Selama bangunan sekolahnya dalam proses revitalisasi, kegiatan belajar mengajar dilaksanakan di tiga rumah warga. Hal ini sebagai solusi agar siswa tetap bisa mengikuti KBM,” kata Kepala SD Negeri Jetak Ngatmin, di Blora, Jumat (25/7/2026).
Ia mengatakan pemanfaatan rumah warga dilakukan karena sebagian besar bangunan sekolah sedang direhabilitasi, sehingga tidak memungkinkan digunakan untuk kegiatan belajar mengajar.
Gotong Royong Warga Jadi Solusi
Menurut Ngatmin, penggunaan rumah warga merupakan hasil kesepakatan dengan masyarakat sekitar. Tujuannya agar proses pendidikan tetap berjalan lancar selama pekerjaan konstruksi berlangsung.
“Kami sangat berterima kasih kepada warga yang dengan ikhlas membuka rumahnya untuk dipakai belajar. Ini bukti kebersamaan dan kepedulian pendidikan di Desa Jetak,” tambahnya.
Jumlah Siswa Meningkat
Ngatmin mengungkapkan jumlah peserta didik SD Negeri Jetak pada tahun ajaran 2026/2027 sebanyak 65 siswa. Jumlah ini meningkat dibandingkan tahun sebelumnya yang berkisar 50-55 siswa.
Peningkatan tersebut didorong adanya penambahan siswa baru di kelas I, penambahan siswa di kelas V, serta murid pindahan dari Semarang dan Tangerang.
Ia berharap proses revitalisasi dapat diselesaikan sesuai jadwal sehingga seluruh siswa dapat kembali melaksanakan KBM di gedung sekolah yang telah diperbaiki dengan fasilitas yang lebih representatif.
Revitalisasi Senilai Hampir Rp1 Miliar
Sementara itu, Pelaksana Program Revitalisasi Sekolah 2026 di SD Negeri Jetak Suparman mengatakan pekerjaan revitalisasi meliputi:
1. Rehabilitasi 6 ruang kelas dengan anggaran Rp742,9 juta
2. Rehabilitasi 1 ruang administrasi senilai Rp123,97 juta
3. Penataan lingkungan sekolah sebesar Rp150 juta
4. Rehabilitasi kamar mandi/WC dengan anggaran sekitar Rp19,2 juta
“Revitalisasi ini difokuskan untuk meningkatkan kualitas sarana dan prasarana sekolah agar lebih aman, nyaman, dan layak digunakan sebagai tempat belajar,” ujarnya.
Dengan wajah baru nanti, SD Negeri Jetak diharapkan menjadi sekolah yang lebih nyaman dan mendukung prestasi 65 siswa yang terus bertambah setiap tahunnya.

