Kategori
All

Wawancara Eksklusif Koordinator AMATI Dengan Kepala BPN Kota Malang,Terkait Penetapan Zona Integrasi dan Pengawasan Aset Daerah

 

caption : Koordinator AMATI. M. Romadhoni saat wawancara dengan pihak BPN.

 

Busurnews.com.-MALANG RAYA, –
Koordinaror Aliansi Masyarakat Anti Korupsi (Amati) M Romadhony melakukam Wawancara Khusus dengan BPN Kota Malang terkait Zona Intregitas (ZI).Jumat (10/07/2020)

Tujuan progam ZI di BPN Kota Malang, memberikan pelayanan publik wajib mendapatkan ZI untuk menunjang kinerja dan menaikan pelayanan yang maksimal.

M Romadhony menanyakan sejauh mana ZI external & internal diBPN kota Malang, Kepala BPN Malang Sulam Samsul menjelaskan bahwa, dengan External kita melanjutkan Program Kepala BPN lama di masa kepimpinan Bpk Masduki dan dibantu forkompinda yang ikut mendukung program Zona Intregitas (ZI).

“Dan kalau di External, kita selalu mengedepankan pelayanan kepada masyarakat agar lebih baik serta memaksimalkan ketelitian adminitrasi, supaya tidak mengecewakan dikemudian hari, intinya jangan sampai ada problem maupun masalah, soalnya kinerja kita juga di amati KPK,” terang Samsul.

Terkait bagaimana pelayanan dan adminitrasi, Menurut Samsul, dirinya melayani dengan sepenuh hati, dengan sapa senyum, sapa salam sesuai prosedur melalui loket- loket yang sudah ditentukan.

” Tentunya sesuai peruntukan juga, dan soal biaya kita sesuaikan SOP ketentuan yang ada didaftar,” terang Samsul

M Romadhony juga menanyakan bagaimana menghadapi pegawai bermasalah dalam pelayanan/sikap tegas pimpinan, menurut Samsul, kita utamakan ramah dan melakukan upaya pemberdayaan diloket, khususnya diadakan kursus pelatihan moral beretika kepribadian.

“Apabila ada sesuatu teguran maupun pengaduan kita selalu evaluasi untuk lebih baik, dan apabila ada yang melanggar kita berikan sanksi sesuai wilayah hukum pada pelanggaran yang dilakukannya,” ujar dia

Tentang Reward Pemberian pegawai yang berprestasi, kebijakan dari BPN Kota Malang, sebagai Kepala BPN saya diberikan semacam surat penghargaan/ piagam serta cindera mata dari
pimpinan kalangan BPN Kota Malang sendiri.

“Soalnya tidak di anggarkan oleh pihak kantor BPN pusat,” kata Samsul.

Terkait pertanyaan Koordinator (AMATI) apabila ada pengaduan masyarakat, Samsulpun menjelaskan, semua kita tindak lanjuti sesuai pengaduan dan kita sudah buka WEB tersendiri agar transparan dan segera direspon cepat sesuai ketentuan masing masing.

“Kita juga ada layanan HALLO KEPALA KANTOR BPN KOTA MALANG, jadi Masyarakat dengan mudah mengadukan hal hal yang kurang berkenan,”harap Samsul.

Dengan adanya ZI perubahan physik/bangunan apa yang ada dikantor BPN Kota Malang.

menurutnya kita sudah lakukan semua ketentuan masing- masing baik itu sapras diloket yang lebih terbuka maupun tempat parkir, semua harus sesuai ZI yang ada agar gampang terakses maupun sesuai pelayanan yang maksimal sesuai standar, dan kita lengkapi pemasangan 21 CCTV diberbagai titik,” Kata Samsul

Pelayanan dalam situasi Pandemi Covid 19 BPN Kota Malang sangat antisipasi dan lebih mengedepankan Protokol kesehatan, jaga jarak dan juga bergantian piket tugas pegawai, dengan system sesuai aturan yang diberlakukan.

“Yakni harus tertib disiplin diri, dan diantaranya loket dibatasi 5 orang itupun jaga jarak,” tuturnya.

Saat di tanya tetang Progam Unggulan apa yang diutamakan BPN Kota Malang, Selama dirinya memimpin ada jenis PERS yakni Pelayanan Roya Sehari bagi pemohon tanpa kuasa.

“Diantara SIDESI /Sertifikat Delevery Service yang intinya kita layani dengan system online maupun manual dengan ketentuan yang lengkap, berkas kita siap antar dan layani, apabila ada permohonan yang lebih dibutuhkan, khusus Pemohon sendiri berdomisili di Kota Malang,” ucapnya.

Gimana Program PTSL/ PRONA selama ini. Samsul juga tetap menerangkan bahwa, pada tahun 2019 kita telah menyerahkan hampir 5000 sertifikat pada masing-masing pemohon dan diserahkan langsung pengambilan dikantor dan 2020 sekarang pemohon hampir 3000.

“Dan pengurusan tersebut sesuai program Nasional Agraria yang dicanangkan Presiden melalui Kementerian Badan Pertanahan,” jelasnya.

M.Romadhony menanyakan peran BPN Kota Malang Untuk Penyelamatan Aset- Aset Daerah khususnya, Selaku BPN kita lebih hati- hati untuk semua pemohon, agar melengkapi berkas berkas agar tidak salah pengajuan dalam objek yang diajukan kepada kantor BPN Kota Malang.

Hal tersebut sangat diapresiasi Walikota Malang yang pernah disampaikan waktu pertemuan dengan pihak pemkot Malang

“Khususnya lebih teliti pemberkasan keabsahan surat surat tersebut, soalnya banyak faktor kepemilikan/hak guna bangunan atas nama pemerintahan maupun perorangan harus lebih teliti dan sesuai objek yang benar. Selama ini kita sudah hampir 100 bidang atas nama pemerintahan kota Malang sudah atas nama Hak Guna Pakai & Bersertifikat, sehingga gampang terakses kepemilikan maupun dapat dipergunakan keperuntukanya,” terang Samsul.

Disela sela wawancara, tim AMATI juga menjumpai beberapa pegawai, diantaranya Widodo salah satu petugas diloket pelayanan yang menyampaikan bahwa semenjak penerapan ZI di wilayah kerja BPN KOTA MALANG,kami setiap pagi apel pagi jam kerja tertib dengan pimpinan memberikan wejangan/evaluasi kinerja pegawai, bahkan juga dibenarkan oleh Suliyono pegawai disalah satu bagian kasubsi yang hampir 3 tahun ikut pimpinan selama waktu menjabat Kepala kantor Pertanahan di Kota Batu hingga pindah tugas dikota malang,”saya aja mas untuk ijin cuti masih dipertimbangkan, hanya diberikan ijin sementara dikarenakan dibutuhkan kinerja maupun kerja yang lebih maksimal untuk pelayanan.” ujarnya

Disisi lain seorang pekerja jasa freeline pengurusan sertifikat mengaku bernama arif faisol, memakai masker didepan pintu masuk saat dikonfirmasi juga membenarkan kalau pengurusan maupun pengajuan selalu antri dengan menjaga protokoler kesehatan Covid-19 selama dibelakukan pandemi yang belom ada kepastian reda/hilang,namun tetep berjalan pelayanan dengan jaga jarak dibatasi hanya 5 orang masuk ruangan loket.
(Galih/Doni bro)