*Wartawan Keluar Depan Loket Bus Chandra Menyeberangi Jalan Dirampok Orang Tak DiKenal (OTK)*

 

Busurnews.com, MEDAN Sisimangaraja – Salah satu oknum Wartawan yang baru turun dari Bus Chandra dihampiri orang tak di kenal (OTK) yang diduga adalah pelaku kriminal dan meminta sejumlah uang dengan alasan agar jangan dibegal atau dirampok, Jum’at pagi, (27/11) di Jalan Sisingamangaraja tepatnya didepan Loket Bus Chandra.

Diceritakan Wartawan, Arifin (36), bahwa dirinya baru saja turun dari loket Bus Chandra, dan tak lama kemudian menyeberang jalan untuk menaiki angkutan kota (angkot) tujuan Tembung.

Namun sebelum naik, oknum Wartawan tersebut dihampiri oleh 2 orang tak dikenal yang diduga adalah kawanan pelaku kriminal mengatakan tujuan si korban, lantas si korban mengatakan mau ke Tembung. Salah satu pelaku itupun memberhentikan angkot tujuan arah ke Tembung, yakni bernomor 07.

Ketika korban naik, salah satu pelaku juga naik ke angkot tersebut.

“Minta uang lae, udah ku jaga lae dari perampokan begal, kemarin aja ada yang di rampok penumpang Chandra, 15 juta uangnya dirampok,” kata pelaku.

“Maaf lae, baru ini aku di ginikan lae,” kata korban.

“Seikhlas hati saja lae, lae ngertilah,” kata pelaku.

“Lae kok maksa kali bah, nanti lae gak tahan kena tangkap Polisi,” kata korban.

“Mau Jenderal Polisipun aku gak takut,” teriak pelaku.

Kemudian, dengan rasa kemanusiaan atau mungkin karena pelaku diduga sedang kelaparan, maka oknum Wartawan itu memberikan sejumlah uang kepada pelaku.

Namun pelaku kembali berteriak, “Mau Jenderal sekalipun aku gak takut,” teriaknya sambil turun dari angkot.

Sementara, berjalannya waktu, sang sopir angkotpun mengatakan minta maaf atas kejadian tersebut.

“Maaf ya lae, aku gak bisa bela lae, aku sopir lae, nanti kalau ku bela lae, dirusak orang itu mobil aku,” ucap sopir angkot.

“Ya gak masalah lae,” kataku.

“Kayaknya sudah kembali ke zaman dulu ini lae, kejahatan di sini terulang lagi,” ujar sang sopir.

“Mungkin jugalah lae,” kataku.

Akhirnya korban tersebut merasa kesal dan berharap petugas Kepolisian segera menyisir lokasi para pelaku kriminal tersebut yang diduga sering melakukan aksinya di seputaran loket Bus Chandra. (RED/MPH RI).