Kategori
All

Warga Kabupaten Malang Dapat Teror Ancaman Bom

 

Busur News Com ,Malang Raya – Telah terjadi ancaman Teror Bom pada hari Jumat pagi (09/06) yang ditujukan kepada salah satu warga Kabupaten Malang.

Dari informasi yang dihimpun diperoleh keterangan,bahwa Bom tersebut diletakan diteras rumah Bapak Arwan Sarafi Toto (54), warga Ds Ganjaran Rt 14 Rw 02 Kec Gondanglegi Kabupaten Malang pada  pagi hari Jumat (9/6).

Bom yang sengaja diletakan diteras rumah korban itu sekira pukul 04.30 wib. Dan oleh korban langsung dilaporkan pada pihak aparat Kepolisian.

Kronologi dari peristiwa ancaman Bom itu bermula dari sebuah pesan sms di hp milik istri korban.

Korban menerima pesan sms ancaman ke HP istrinya melalui
No pengirim teror 085704792415,dengan beberapa kali sms yang berbunyi :
SEKARANG KAMU TIDAK USAH HEBOH TIDAK USAH MACEM2 SAMA ORANG YANG PERNAH BuAT KAMU MARAH BUaT AKU MALU INI AKU SAATNYA MEMBALAS DENDAM SEKARANG AKU TARUH BAHAN PELEDAK DIRUMAH KAMU ITU SUDAH SAYA LENGKAPI DENGAN REMOT KONTROL JIKA KAMU TIDAK MENURUTI APA KATA SAYA, SYAA TIDAK AKAN SEGAN2 UNTUK MEMENCET REMOT UNTUK MELEDAKAN RUMAH KAMU DAN SEKITARNYA TOLONG TURUTI APA KATA SAYA SEKARANG AKU PUNYA AKU MASIH ADA DI DAERAH KAMU SEKARANG

JIKA RUMAH KAMU BANYAK ORANG ATAU KAMU TERIAK AKU AKAN LANGSUNG LEDAKAN BOM ITU

SEDIAKAN UANG 10 JUTA JIKA MAU SELAMAT NYAWA KELUARGA MU ADA DI UANG 10 JUTA

BOM SUDAH ADA DI RUMAH KAMU SEKARANG KALAU TIDAK PERCAYA SILAHKAN DILIHAT DI DEPAN

Akibat kejadian ancaman itu , keluarga Sarwan merasa ketakutan serta menjadi Trauma.

Dan sekira pukul 06.00 wib , pihak Kepolisian Polres Kabupaten bersama Tim Jihandak Brimob dari Ampeldento Malang tiba dilokasi.Tim jihandak segera melakukan penyisiran hingga 3 jam dan mengosongkan rumah serta mengefakuasi keluarga korban.

Akhirnya Tim Jihandak berhasil mengamankan barang bukti berupa seperangkat barang yg diduga BOM dan HP milik istri korban.

Sampai berita ini diturunkan belum didapat keterangan lebih lanjut dari aparat di TKP,karena masih dalam proses penyelidikan.

Guna pengamanan dan kelancaran proses penyelidikan maka rumah korban langsung dipasang garis Police Line .

(Galih).