Kategori
All kesehatan

Ulang Tahun Yayasan Kanker Indonesia Dan Kementerian Kelautan Perikanan

Yayasan Kanker Indonesia dan Kementerian Kelautan & Perikanan:Ajak Nelayan Terapkan Pola Hidup Sehat dan Kesadaran Akan Bahaya Kanker

 

Busur News Com,Jakarta – Yayasan Kanker Indonesia (YKI) bersama Kementerian Kelautar dan Perikanan RI (KKP), akan menyelenggarakan keglatan kesehatan bertajuk “Mewujudkan Hidup Sehat Masyarakat Nelayan” guna menambah pengetahuan dan meningkatkan kesadaran masyarakat di pesisir pantai mengenai penyakit kanker dan pentingnya pola hidup sehat dalam mencegah dan melawan kanker. pada jumat( 5/5/2017).

Kegiatan ini akan diselenggarakan pada Minggu, 7 Mei 2017 dimulai pukul 06:30 WIB di kawasan Pelabuhan Kali Adem Dishub DKI Jakarta di Muara Angke, Jakarta.

Saat ini, penyakit kanker merupakan permasalahan di Indonesia dengan prevalensi yang cukup tmggi, yaitu 1,4 per 1000 penduduk atau sekitar 347.000 orang (Risdeskas 2013). Kematian akibat kanker menduduki permgkat nomor 7 di Indonessa dengan prosentase 5,7% dari seluruh penyebab kematian (Riskesdas 2007) dan merupakan penyebab kematian ke-3 dengan keJadian 7,7% dari penyebab kematian karena penyakit tidak menular, setelah stroke dan penyakit jantung (Sistem Informasi RS 2010).

 

Kanker tertinggi pada perempuan adalah kanker payudara dan leher rahim, dan pada laki-laki adalah kanker paru dan kanker kolorektal. Permasalahan kanker di Indonesia menghadapi berbagai kendala, antara lain rendahnya kesadaran masyarakat, faktor sosial budaya (Kemenkes 2016), yang menyebabkan hampir 70% penderita kanker ditemukan dalam stadium lanjut.

Ketua Umum Yayasan Kanker Indonesia, Prof. DR.Dr.Aru Wisaksono Sudoyo, Sp.PD, KHOM, FACP mengatakan, “Sebagian besar kanker berhubungan dengan penlaku dan lingkungan, maka YKI menyambut baik kerjasama dengan Kementerian Kelautan dan Perikanan untuk meningkatkan pola hidup sehat dan meningkatkan pengetahuan akan bahaya penyakit kanker, dan melakukan pemeriksaan deteksi dini kanker kepada para nelayan.”

Prof. DR, Aru Sudoyo lebih lanjut menjelaskan bahwa kanker dapat dicegah dengan mengurangi faktor resiko, seperti tidak merokok atau terpapar dari asap rokok, tidak mengkonsumsi alkohol, mellndungi kullt dari paparan sinar ultra violet, menghindari dengan diet seimbang dan aktivitas fisik, serta mencegah lnfeksi yang berhubungan dengan kanker.

Selain itu, dengan melakukan deteksi atau skrining sehingga bisa terdiagnosa dini dan mendapatkan pengobatan dengan hasil yang baik.

Seianjutnya, Sekretaris Jenderal Kementerian Kelautan dan Perikanan Republik Indonesia, Bapak Rifky Effendi Hardijanto menambahkan,

“Melalui kerjasama antara Kementerian Kelautan dan Perikanan dengan Yayasan Kanker Indonesia, diharapkan dapat mewujudkan hidup sehat masyarakat nelayan, sehingga meningkatkan kapasitas nelayan dalam menjalankan mata pencahariannya.”ungkapnya.

Kegiatan Sosial Kementerian Kelautan dan Perikanan bersama Yayasan Kanker Indonesia Mewujudkan Hidup Sehat Masyarakat Nelayan yang akan dihadiri oleh Menten KKP dan Menteri Kesehatan RI ini akan melibatkan 1500 peserta dari keluarga nelayan.

Adapun bentuk kegiatannya meliputi senam pagi, pemeriksaan deteksi dini di tempat untuk Kanker Serviks bagi wanita, Kanker Paru bagi pria, serta Kanker Nasofaring dan Retinoblastoma bagi anak-anak.

Bagi masyarakat nelayan yang tidak berkesempatan pada pemeriksaan deteksi dini kanker tersebut akan diberikan voucher untuk pemeriksaan gratis di klinik terdekat. Acara akan dilanjutkan dengan hiburan dan Lomba Mendekor Kapal Nelayan.

“Semoga upaya Yayasan Kanker Indonesia dan Kementerian Kelautan dan Perikanan dalam mengajak nelayan untuk menerapkan pola hidup sehat dan kesadaran akan bahaya kanker dapat terwujud, demi meningkatkan kesejahteraan masyarakat nelayan,’ ujar Prof. DR. Aru Sudoyo.

(Bambang S).