Kategori
Polri

*Tergiur Uang 2 Juta, Bapak Satu Anak Di Ringkus Sat Res Narkoba Polres Sergai*

 

Busurnrws.com, Serdang Bedagai– Satuan Reserse Narkoba Polres Serdang Bedagai (Sergai) berhasil menggagalkan peredaran narkoba jenis sabu-abu sebanyak 500 gram. Satres narkoba berhasil mengamankan seorang tersangka, Restu Fauzi Siregar (36), warga Jl.Sampali Saentis, Kec. Percut Sei Tuan, Deli Serdang, Rabu (16/9).

Restu Fauzi di amankan saat hendak melakukan transaksi di kawasan pinggir sungai Desa Kota Galuh Kec. Perbaungan Sergai dengan barang bukti sehelai plastik klip transparan yang berisikan narkotika diduga jenis sabu dgn berat brutto 500 gram (0.5 kg), 1 HP, 1 kotak lampu Hannochs, 1 tas merk voltker warna biru.
Hal itu di katakan Kapolres Sergai, AKBP Robin Simatupang SH, M. Hum, di dampingi Kasat resnarkoba AKP H. Manullang, Kasubbag Humas, AKP SOPYAN, Kaur Bin Ops Satres Narkoba, IPDA Ahmad Mula Purba, pada saat menggelar konferensi pers Selasa (22/9).

Di jelaskan Kapolres, modus tersangka dalam melakukan aksinya dengan cara mengantar pesanan narkoba kepada pemesan melalui telepon seluler.

Selanjutnya, setelah mengetahui modus tersangka dalam melakukan aksinya, kemudian di lakukan under cover buy dengan menyaru sebagai pembeli, Paparnya
Ia mengatakan, pengungkapan kasus ini menindak lanjuti informasi masyarakat tentang adanya transaksi sabu yang di lakukan tersangka Restu Fauzi Siregar bersama seorang temannya, namun sayangnya dia tidak di ketahui identitas temannya tersebut.

Tersangka langsung di amankan, sedangkan temannya langsung melarikan diri tancap gas dengan menggunakan sepeda motor Honda jenis Vario Warna Merah No Pol tidak di ketahui.

”Akan tetapi, pada saat hendak di amankan tersangka Restu Fauzi Siregar melakukan perlawanan sehinga di lakukan tindakan tegas dan terukur dengan melumpuhkan kaki kanannya, dan kemudian langsung di amankan dan di lakukan penggeledahan,” tegas Kapolres.

Tersangka mengaku dalam melakukan aksinya mendapat upah Rp2 juta untuk mengantar narkoba jenis sabu tersebut. Kemudian di lakukan interogasi awal terhadap tersangka, Restu Fauzi mengaku di suruh Ibas untuk menemui temannya yang tidak di ketahui identitasnya oleh tersangka di depan SPBU seputaran Amplas untuk mengantarkan sabu-sabu ke Perbaungan.

Lalu di lakukan pengembangan ke Medan dengan memancing Ibas namun sesampainya di Amplas, Ibas tidak dapat di hubungi dan tersangka RFS tidak mengetahui alamat rumah Ibas.

“Tersangka di jerat Pasal 114 (2) Sub Psl 112 UU RI No. 35 Tahun 2009 dengan ancaman hukuman penjara paling singkat 7 tahun paling lama 20 tahun, denda paling sedikit Rp1 Milyar paling nanyak Rp10 Milyar,” tutup Kapolres.RED/RPK RI