Kategori
Siraman Rohani

Teman Sejati Bukan Terbina Atas Dasar Kepentingan Semu ,Tetapi Bisa Saling Memahami

 

Oleh : Dhedi Rochaedi Razak

 

Busur News Com,Jakarta – Rasulullah SAW bersabda,
”Orang beriman (bergaul) bersama dengan manusia dan mereka merasa tenang bersamanya.
Tidak ada suatu kebaikan pada orang yang tidak (bergaul) bersama manusia dan dengannya mereka tidak merasa tenang.”
Dalam menjalin pergaulan, umat hendaknya mencontoh apa-apa yang dilakukan Nabi SAW dengan berperilaku yang baik kepada sesama.

*Nabi amat ahli melembutkan hati mereka dan mengajak mereka mengikuti dakwahnya dalam kata maupun perbuatan*.
Ada beberapa hal yang patut menjadi teladan, antara lain
Bersikap ramah,
Memudahkan persoalan,
Memperlakukan tiap orang dengan sama,
Rendah hati dan sebagainya.
Ada empat sikap yang tidak pernah dilakukan Rasulullah SAW dalam berhubungan dengan orang lain.

Keempat karakter itu antara lain:
Tidak suka berdebat,

Tidak suka bicara terlalu banyak

Tidak suka turut campur persoalan yang bukan urusannya.

Juga tidak pernah mencela seseorang,”
Satu hal lagi yang perlu diperhatikan dalam pergaulan atau menjalin persahabatan adalah mengedepankan saling tolong menolong.
Nabi menganjurkan agar seorang Muslim tidak segan membantu sahabatnya yang membutuhkan bantuan.
Muslim sejati, akan mengikuti tuntunan Nabi dalam menjalin hubungan antarsesama, apakah mereka baik atau jahat, sehingga ia bisa diterima semua orang.
Persahabatan yang akan saling menyebarkan rasa kasih sayang juga ditekankan dalam Alquran.

Seperti tertera dalam surat Ali Imran ayat 103,
”Dan berpeganglah kamu semuanya kepada tali (agama) Allah, dan janganlah kamu bercerai berai”.

*Teman sejati bukan terbina atas dasar kepentingan semu, melainkan yang bisa saling memahami*.

*Ia ada dalam suka dan duka*.

*Pepatah menyatakan, lebih mudah mencari musuh ketimbang sahabat sejati*.