Kategori
opini publik

Suasana Kebangsaan Saat Ini Sedang Mengalami Komplik Yang Berlarut-larut Akibat Politik

 

oleh : Dr. Dhedi Rochaedi Razak, S.HI, M.Si

 

Busur News Com,Jakarta –Benang merah dari pendapat ulama dan pemerhati sosial seputar suasana kebangsaan saat ini yang tengah mengalami benturan dan konflik masyarakat yang berlarut-larut akibat peristiwa politik.

*Konflik yang ada saat ini sekaligus membentuk garis demargasi yang saling berlawanan antara satu sama lain*.

*Hal ini menimbulkan kekhawatiran dari beberapa ulama agar aparat dan pemerintah secepatnya mengambil langkah taktis dan strategis untuk menghentikan semua ini*.

Saat ini negara dalam kondisi kritis yang ditandai dengan adanya konflik kepentingan dan golongan yang mengkooptasi seluruh aspek kehidupan bernegara hingga menyentuh titik sensitif yang mengancam konflik horizontal.

*Untuk itu, berbagai pihak menyerukan agar aparat dan pemerintah secepatnya mengambil langkah taktis dan strategis untuk menghentikan semua ini*. –

 

ketegangan yang berkaitan dengan agama dan etnisitas harus segera diakhiri.

“Elite politik pun juga harus belajar sejarah ke-Indonesiaan yang majemuk ini.
Kita menjadi negara demokrasi besar karena kemampuan mengelola kemajemukan.
Jangan sampai kita mundur hanya karena gagal mengelola kemajemukan ini,”

Sebagian besar rakyat indonesia sebenarnya mampu memegang kerukunan sosial.

Oleh karena itu, kita berharap rakyat tidak terprovokasi dalam benturan identitas.
Kita juga berharap elite politik tidak memanfaatkan situasi ini untuk modal Pemilu 2019.

“Prinsipnya, di masyarakat menengah dan bawah tidak masuk pusaran konflik pasca Pilkada.
Sebagian elite politik menjadi bagian dari masalah, jadi itu yang harus segera diiingatkan.
Jangan memanfaatkan situasi ini untuk modal Pemilu 2019.
Ini yang harus dicegah,”

 

(Riena)