Kategori
Ekonomi

Sinergi Yang Dilakukan Kementan Dan Kemendag Mampu Menstabilkan Harga Pangan Pokok Di Pasar

 

Oleh: Dr. Dhedi Rochaedi Razak, S.HI, M.Si

 

Busur News Com,Jakarta-  Sinergi yang dilakukan Kementerian Pertanian (Kementan) dan Kementerian Perdagangan (Kemendag)hingga saat ini mampu menstabilkan harga pangan pokok di pasar.

Dari data yang dirilis Badan Ketahanan Pangan (BKP) Kementerian Pertanian, di pasar tradisional seluruh wilayah Jakarta pada akhir pekan lalu tercatat harga beras medium ada di kisaran Rp10.629/kg dan yang termurah Rp9.423/kg.

Sama halnya dengan di Jakarta, untuk wilayah Bodetabek harga komoditas pangan utama tidak mengalami perbedaan signifikan.

Perbedaan harga hanya terlihat di komoditas bawang merah, yakni di kisaran Rp29.789/kg.

“*Bersama Satgas Pangan dan Kemendag, kami akan terus memantau dan saya jamin harga pangan pokok tidak akan mengalami gejolak tinggi*,

Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita dalam sidak sehari sebelumnya (12/5) di lokasi yang sama mengatakan pihaknya bersama Kementan akan mengatur tata niaga impor bawang putih.

“*Rekomendasi impor dari Kementan dan izin impor dari Kemendag, tata niaga impor ini nantinya mewajibkan setiap importir melaporkan jumlah stok, posisi gudang penyimpanan, serta tujuan distribusi*,”

pemantauan ketat kondisi di lapangan yang dilakukan Kemendag merupakan hal yang positif.

Seperti diberitakan, pihak Kemendag rajin menyambangi berbagai daerah untuk memantau harga dan pasokan barang kebutuhan pokok, seperti di Medan, Semarang, dan Bandung, hingga wilayah timur Indonesia.
Bahkan, Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita turun langsung ke Jayapura untuk memastikan Papua siap menghadapi bulan puasa dan Lebaran 2017.

Dari Bengkulu dan Probolinggo diwartakan, harga beberapa komoditas juga telah menurun.

 

(Riena )