Kategori
koperaso dan UMKM

Sesmenkop Ajak Masyarakat Cintai Produk Dalam Negeri

 

Busurnews.com, BANDUNG – Sekretaris Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (Sesmenkop UKM) Prof Rully Indrawan mengajak masyarakat untuk mencintai dan membeli produk dalam negeri, khususnya produk UMKM. Ajakan tersebut sebagai upaya pemulihan ekonomi pelaku UMKM yang kini mengalami penurunan akibat pandemi Covid-19.

“Saat ini, Indonesia memiliki tantangan yang cukup serius, yakni bagaimana menyatukan komitmen untuk mencintai dan mengkonsumsi produk buatan dalam negeri,” kata Rully pada peringatan Hari Koperasi tingkat Kota Bandung 2020, di Bandung, Jawa Barat, Rabu (4/8).

Menurutnya, kecenderungan masa lalu yang selalu bangga dengan produk-produk luar, di era kebiasaan baru ini menjadi momentum untuk menghentikannya.

Rully mengharapkan agar penggunaan dan mengkonsumsi produk dalam negeri ini merupakan panggilan hati dan menjadi komitmen masyarakat itu sendiri. “Komitmen inilah yang bisa membuat ekonomi kita bisa hidup kembali,” ujar Rully.

Kondisi yang terjadi saat ini menjadi kesempatan bagi kita untuk menata kembali ekonomi nasional dan ekonomi lokal dengan memproduksi produk-produk yang selama ini tergantung pada produk impor.

“Kita tahu selama ini impor kita sangat tinggi, meski hanya jenis buah-buahan sekalipun. Karena itu, sudah saatnya kita menikmati produk-produk dalam negeri,” kata Rully.

Rully mengajak masyarakat, khususnya kalangan koperasi dan UMKM untuk bangkit bersama-sama melalui “Bangga Buatan Indonesia”.

Terkait dengan pemanfaatan teknologi informasi, Rully menilai menjadi keharusan, karena suka atau tidak suka, masyarakat saat ini harus mengoptimalkan keunggulan teknologi informasi. Terlebih lagi untuk menumbuhkan dan mengembangkannya serta memulihkan kondisi perekonomian Indonesia.

“Bandung merupakan daerah yang selalu menjadi barometer bagi pembaharuan- pembaharuan. Sehingga diharapkan sistem informasi ini ke depan menjadi acuan bagi pemerintah dan masyarakat, di daerah lain” imbuh Rully.

Menanggapi peluncuran Sistem Ekonomi Jaringan Usaha (Sejuk), Rully mengatakan bahwa digitalisasi merupakan bagian dari skema program pemerintah khususnya Kementerian Koperasi dan UKM. Karena ekonomi dunia pun sudah mengarah ke sana.

“Kita tidak boleh kehilangan pasar akibat intervensi teknologi dari luar. Kita harus mampu mengikuti dan memanfaatkan perkembangan teknologi dengan mendorong digitalisasi di bidang perekonomian agar prodik kita bisa merambah pasar yang luas seyltidaknya menjadi tuan rumahs,l yg unggul,” tandas Rully.

Dalam kesempatan yang sama, Wakil Walikota Bandung Yana Mulyana mengatakan, wabah Covid-19 harus dijadikan momentum untuk melakukan inovasi dan berkreasi. Pasalnya, potensi pasar di Indonesia hingga saat ini masih tinggi, khususnya bagi pengembangan koperasi.

“Kalau koperasi menjadi tuan rumah di Indonesia, Insya Allah, pergerakan sektor UKM akan semakin maju. Terlebih lagi anggaran yang disiapkan pemerintah untuk sektor ini, cukup besar,” kata Yana.

Yana menambahkan, jika ).anggaran pemerintah bagi Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) dibelanjakan untuk produk-produk UKM, maka bisa menggerakan sektor lainnya.(Rz).