Kategori
Koperasi & UKM

Seberapa Pentingkah Pembukuan Untuk Bisnis UKM..?

 

Busur News Com,Jakarta

Bagi para UKM silahkan perhatikan,Mungkin Karena Hal Ini :

Keuangan pribadi menjadi bercampur baur dengan keuangan usaha.

Bingung mengapa keuangan bisnis selalu bocor ?

Pusing dengan pencatatan transaksi yang makin bertambah Repot karena masih menggunakan cara-cara manual

Mau beli software akuntansi tapi mahal !

Mahalnya biaya pembuatan laporan keuangan bila menyewa akuntan,

Kurang dipercaya investor dan sulit mendapat kucuran modal gara-gara tidak pernah punya laporan keuangan.

Hal-hal utama yang harus menjadi prosedur standar dalam mengelola keuangan bisnis yang baik :

Pengelolaan keuangan bisnis tidak semestinya bersandar pada ingatan belaka Bagaimana membuat laporan keuangan sederhana yang efektif dan efisien

Bagaimana mengelola keuangan agar dapat dipisahkan dari keuangan pribadi : Pemisahan pengelolaan keuangan pribadi dan usaha

Pengelolaan keuangan yg baik dapat menghilangkan salah sasaran dan salah kelola

Bagaimana membuat Perencanaan Rugi-Laba yang di dalamnya termasuk perencanaan pendapatan dan biaya

Dari berbagai sumber di internet, saya mencoba merekapitulasi manfaat-manfaat dan dasar-dasar manajemen Keuangan bagi bisnis Ukm

Manfaat Pembukuan Keuangan bisnis Ukm antara lain :

Melindungi Uang bisnis
Anda, karena di dalamnya mencantumkan catatan mengenai transaksi dan saldo uang bisnis anda

Menganalisa Sumber Penghasilan Usaha

Memonitor Kemana Uang Mengalir, melalui tersedianya informasi mengenai
catatan apa saja transaksi uang anda keluarkan sehingga dapat tepat
tujuan usaha dalam mengendalikan biaya dan pengeluaran kas

Mengetahui posisi keuangan usaha terkini yakni mengetahui Perkembangan
Usaha dengan cara merekapitulasi dan mengelompokkan data-data dari pembukuan keuangan bisnis anda untuk mengetahui darimana dan kemana uang anda berputar.

Pengambilan Keputusan Usaha Yang Lebih Baik,
karena berdasarkan data-data yang akurat dapat direncanakan secara baik
pola usaha yang akan direncanakan

Meningkatkan Bonafiditas
Performa Usaha, sehingga dengan adanya laporan keuangan maka nilai
bonafiditas usaha anda bertambah di mata para investor

Mengetahui data-data supplier mana saja yang hutangnya sebentar lagi jatuh tempo

Mengetahui data-data konsumen mana saja yang molor membayar piutangnya

Merencanakan cashflow, apakah perlu mengambil tambahan modal dari investor atau tidak

Dasar-dasar Manajemen Keuangan bagi UKM :

Pisahkan keuangan usaha dengan uang pribadi Anda

Tentukan besar prosentasi keuangan yang akan digunakan untuk kebutuhan usaha. Seperti berapa persen uang yang digunakan untuk operasional usaha, berapa persen laba yang Anda tetapkan, berapa persen uang untuk cadangan kas usaha, serta berapa persen uang yang digunakan untuk
pengembangan usaha.

Biasanya besar prosentase yang ditentukan masing-masing pengusaha tidak sama.

Yang terpenting cara tersebut, bisa
membantu Anda mengelola keuangan usaha sesuai dengan porsi yang sudah
ditentukan diawal memulai usaha

Rencanakan penggunaan uang, sebisa mungkin kurangi resiko dari hutang usaha.

Mengembangkan usaha dengan cara berhutang, memang diperbolehkan.

Namun
berhati-hatilah dengan hutang Anda, sebab bila kondisi keuangan usaha
kurang baik. Adanya beban cicilan hutang, hanya akan memperburuk keadaan
usaha Anda. Untuk itu jika pemasukan yang ada belum bisa memenuhi
kebutuhan usaha, sebisa mungkin kurangi resiko berhutang.

Buat pembukuan keuangan dengan rapi : Bisnis tidak cukup dikelola
berdasarkan ingatan, melainkan dengan catatan yang lengkap untuk
mengontrol lalu lintas uang dan memastikan tidak ada uang yang terselip.

Adanya pembukuan keuangan bertujuan untuk mengontrol semua transaksi
keuangan, baik pemasukan, pengeluaran, serta hutang dan piutang yang
dimiliki usaha.

Selain itu pembukuan yang rapi juga akan mempermudah
Anda untuk mengevaluasi perkembangan usaha.

Putar arus kas lebih cepat : Jangan hanya berpusat pada keuntungan. Manajemen keuangan
meliputi juga bagaimana anda mengelola hutang, piutang dan persediaan barang dagangan.

Awasi harta, hutang dan modal :
Tetapkan prosedur keuangan yang cukup untuk memastikan bahwa harta
kekayaan usaha anda selalu terjaga dengan baik.

Selalu kontrol arus kas usaha Anda. Bila arus kas Anda lancar, maka segala kewajiban
yang harus dibayar perusahaan juga bisa terpenuhi. Sebagian besar
peluang usaha akan terganggu segala operasionalnya, jika kas usaha yang ada tidak berjalan lancar

Hitung keuntungan dengan benar :
Bagian yang paling kritikal dalam menghitung keuntungan adalah
menghitung biaya-biaya. Sebagian besar biaya bisa diketahui karena
melibatkan pembayaran uang tunai. Sebagian yang lain tidak berupa uang
kas, seperti penyusutan dan amortisasi. Sebagian lagi belum terjadi
namun perlu dicadangkan untuk dikeluarkan di masa mendatang, seperti
pajak dan bunga pinjaman.

Sisihkan keuntungan untuk pengembangan usaha : menyisihkan sebagian keuntungan untuk pengembangan
usaha. Salah satu tugas penting manajemen keuangan adalah menjaga kelangsungan
hidup bisnis dengan mendorong dan mengarahkan investasi ke
bidang-bidang yang menguntungkan.(Riena).