Romo KRT. Peni Suparto, M.AP. Meresmikan Berdirinya KAPTEN Indonesia.

 

Romo KRT. Peni Suparto, M.AP. Meresmikan Berdirinya KAPTEN Indonesia.

 

BusurNews. Com,MALANG RAYA ,- Hari Sabtu tanggal 14 Oktober 2017, sekitar pukul 12.30 WIB, telah diresmikan berdirinya Komunitas Pebursa Tosan Aji Nusantara (KAPTEN) Indonesia. Peresmian ini dilaksanakan di Taman Wisata Bonderland, di daerah Pakisaji, Kabupaten Malang. Peresmian ini dihadiri dan dibuka langsung oleh Romo KRT. Drs. Peni Suparto, M.AP., karena Beliau dipandang sebagai Sesepuh Tokoh Perkerisan Tlatah Singhasari. Selain itu, hadir pula puluhan paguyuban budaya dari Malang Raya, Kediri, Blitar, Surabaya, Sidoarjo, Trenggalek, Madura dan Bali.

Selain membuka peresmian KAPTEN Indonesia, Romo KRT. Drs. Peni Suparto, M.AP., juga didaulat untuk memimpin doa Tumpeng Suci Ulam Sari. Selain itu, Beliau juga ikut menyumbang dana awal untuk operasional organisasi KAPTEN Indonesia.

“Komunitas Pebursa Tosan Aji Nusantara, yang disingkat KAPTEN ini, harus bisa memperjuangkan keris sebagai souvernir kebudayaan, yang diberikan kepada setiap tamu negara. Seperti yang dilakukan oleh Bung Karno dahulu. Yang selalu memberikan keris sebagai cinderamata persahabatan kepada seluruh tamu kenegaraan. Dengan demikian, keris ini bisa mendunia.” Ungkap Romo KRT. Drs. Peni Suparto, M.AP. dalam sambutannya.

Sedang Sudarto, atau yang akrab dipanggil Raden Jagad Pangestu, yang didapuk sebagai Ketua KAPTEN Indonesia, menyatakan bahwa KAPTEN ini didirikan karena aspirasi dari seluruh Pebursa Tosan Aji di Indonesia. Terutama untuk menjamin setiap transaksi yang terjadi antara para Pebursa, Kolektor, Kolekdol dan masyarakat pelestari Tosan Aji Nusantara.

“Pebursa harus menjadi ujung tombak pelestari Tosan Aji Nusantara. Oleh karena itu, transaksi Tosan Aji Nusantara ini harus bisa terjamin dan lancar. Kita akan menggalang kerjasama dengan berbagai pihak untuk membantu para Pebursa Tosan Aji Nusantara di seluruh Indonesia. Kita akan terus berinovasi. Memanfaatkan teknologi informasi untuk membantu transaksi bursa tosan aji Nusantara.” Ungkap Jagad Pangestu.

Ditemui pada arena bursa KAPTEN Indonesia, Wahyu Eko Setiawan (WES), yang juga sebagai Bakal Calon Walikota Malang Periode 2018-2023, dari DPC PDI Perjuangan, menyatakan bahwa Tosan Aji Nusantara ini bisa dikembangkan menjadi wisata budaya di Kota Malang.

“Di Tlatah Singhasari ini, khususnya di Kota Malang, kedepan bisa dibangun wisata kebudayaan, dengan menjadikan edukasi tosan aji Nusantara sebagai epicentrumnya. Bisa dalam bentuk pembangunan Pasar Kebudayaan, yang didalamnya juga ada Bursa Tosan Aji Nusantara. Jadi, konsep dasarnya adalah melestarikan budaya Nusantara, sekaligus mengembangkan ekonomi kreatif berbasis produk kebudayaan Nusantara. Ini bisa kita wujudkan. Dan ini sangat rasional.” Ujar Wahyu Eko Setiawan, yang juga akrab dipanggil Sam WES.(Galih).