Kategori
All

*Roberth Rouw: Secara Pribadi Saya Salut Atas Respon Proaktif Kapolres Depok Membantu Pemilik Kavling DDN Yang Sah

 

Busurnews.com, Jakarta- Ternyata Roberth Rouw Pemilik tanah nomor 240 di Kompleks DDN Depok Asri adalah anggota DPR RI dari Fraksi NasDem periode 2019-2024 hasil dari Pemilu Legislatif 2019 dengan dukungan 274.426 suara dari Daerah Pemiihan ( Dapil) Papua.

Meski perolehan suara ini nomor 4 terbanyak di Indonesia lewat memperjuangkan pembangunan berkelanjutan bagi masyarakat Papua tidak menjamin ia bebas dari masalah penyerobotan tanah.

Seperti diketahui, Minggu (25/10) Roberth dan anggota Paguyuban penghuni rumah di areal milik Departemen Dalam Negeri ini merasa perlu untuk memberikan klarifikasi atas lahan seluas 400 M2 miliknya yang sempat tempampang spanduk akan dibangun sebuah bangunan tanpa izin darinya.

Untuk itulah ia memberikan penjelasan atas “pembersihan” lahan miliknya dan milik para tetangganya yang dilakukan pada Minggu kedua Oktober 2020 lalu dengan pengawalan aparat penegak keamanan dan ketertiban hukum.

” Atas nama seluruh warga Paguyuban Pemilik Kavling DDN kami menyatakan rasa terimakasih atas langkah Kapolres Depok dan jajarannya yang tegas memberikan
perlindungan hukum kepada pemilik kavling DDN yang tanah miliknya diduduki oknum-oknum tersebut.” Ungkap Roberth beberapa hari lalu.

Dirinya secara pribadi mengucapkan terima kasih atas respons proaktif Kapolres Depok dan jajarannya dalam
mendampingi pengamanan kepada warga pemilik kavling DDN yang berupaya
menguasai kembali tanahnya yang diduduki oleh oknum-oknum penyerobot tanah.

Ternyata Roberth Rouw Pemilik tanah nomor 240 di Kompleks DDN Depok Asri adalah anggota DPR RI dari Fraksi NasDem periode 2019-2024 hasil dari Pemilu Legislatif 2019 dengan dukungan 274.426 suara dari Daerah Pemiihan ( Dapil) Papua.

Meski perolehan suara ini nomor 4 terbanyak di Indonesia lewat memperjuangkan pembangunan berkelanjutan bagi masyarakat Papua tidak menjamin ia bebas dari masalah penyerobotan tanah.

Seperti diketahui, Minggu (25/10) Roberth dan anggota Paguyuban penghuni rumah di areal milik Departemen Dalam Negeri ini merasa perlu untuk memberikan klarifikasi atas lahan seluas 400 M2 miliknya yang sempat tempampang spanduk akan dibangun sebuah bangunan tanpa izin darinya.

Untuk itulah ia memberikan penjelasan atas “pembersihan” lahan miliknya dan milik para tetangganya yang dilakukan pada Minggu kedua Oktober 2020 lalu dengan pengawalan aparat penegak keamanan dan ketertiban hukum.

” Atas nama seluruh warga Paguyuban Pemilik Kavling DDN kami menyatakan rasa terimakasih atas langkah Kapolres Depok dan jajarannya yang tegas memberikan
perlindungan hukum kepada pemilik kavling DDN yang tanah miliknya diduduki oknum-oknum tersebut.” Ungkap Roberth beberapa hari lalu.

Dirinya secara pribadi mengucapkan terima kasih atas respons proaktif Kapolres Depok dan jajarannya dalam
mendampingi pengamanan kepada warga pemilik kavling DDN yang berupaya
menguasai kembali tanahnya yang diduduki oleh oknum-oknum penyerobot tanah.l(***)