Puasa mempunyai manfaat kesehatan bagi mereka yang menjalankannya

 

 

Oleh: Dhedi Razak

Busurnews.com, JAKARTA — Puasa mempunyai manfaat kesehatan bagi mereka yang menjalankannya

Sejumlah riwayat sabda Rasulullah SAW menyatakan manfaat berpuasa.
Puasa misalnya, dalam kondisi tertentu bisa memberikan manfaat kesehatan bagi pelakunya.
Dalam riwayat Abu Hurairah yang antara lain dinukilkan Imam Ath Thabrani misalnya, potongan hadits Rasulullah SAW menyebutkan:

صُومُوا تَصِحُّوا “

Berpuasalah kalian maka kalian akan sehat.” Meski hadits ini lemah menurut sebagian ulama, tetapi sebagian ulama lainnya menghukuminya hasan.
Jamal Muhammad Az-Zaki dalam buku Sehat dengan Ibadah menjelaskan sederet manfaat puasa, termasuk puasa sunnah. Dia menjelaskan bahwa di antara bahaya paling menakutkan bagi manusia dalam kehidupan sehari-hari adalah mengendapnya zat racun dalam sel, sebab itu dapat mengancam kesehatan.
Para ilmuwan mengatakan bahwa zat-zat racun yang menempel dalam sel akan menghambat kinerja sel dan memperlambat aktivitasnya.
Zat-zat racun yang bersarang dalam tubuh, penumpukannya membutuhkan waktu yang cukup lama dan manusia tidak mungkin menghindarinya. Inilah yang menjadi faktor penuaan dini pada manusia.

Sedangkan, tubuh manusia berpotensi besar menyerap zat-zat racun.
Sesungguhnya zat-zat racun yang menumpuk dalam tubuh senantiasa bekerja merusak sel-sel tubuh secara kontinuitas. Sedangkan puasa bekerja seperti senjata tersamar yang menangkal dan membuangnya tanpa meninggalkan pengaruh di bagian organ-organ manusia.
Untuk itu, puasa sunnah yang rutin seperti Senin-Kamis (setiap pekan) sangat bermanfaat bagi kesehatan tubuh manusia.
Dia dapat menjadi perisai tubuh yang menyerap zat-zat racun tadi

(*

Agama Islam adalah satu-satunya agama yang menaruh perhatian kepada kesehatan raga persis seperti perhatian kepada jiwa dan roh.
Meskipun telah berusaha mengangkat jiwa manusia ke tingkat yang tinggi , Islam tetap tidak menelantarkan tubuh dengan tidak memberinya perhatian khusus untuknya.
Tidak hanya itu, Islam juga berusaha melindungi dan memeliharanya dari keletihan dan penyakit.
Satu dari banyak bentuk kebahagiaan orang mukmin adalah segala yang terkait dengan eksistensi mereka dan bisa memelihara tubuh mereka.
Dan ini telah dijelaskan secara lengkap dan sempurna oleh Islam.
Tujuannya supaya jiwanya sampai pada kesempurnaan mutlak yang telah disyariatkan Allah SWT.
Dalam surat Ash Shaf ayat 8 Allah SWT berfirman:
وَاللَّهُ مُتِمُّ نُورِهِ وَلَوْ كَرِهَ الْكَافِرُونَ “….

Dan Allah telah menyempurnakan cahayanya meskipun orang-orang kafir benci.”

Orang sakit tidak punya kemampuan untuk melaksanakan kewajiban kemanusiaan yang diwajibkan agamanya.
Dan penyakit akan membuatnya tidak maksimal dalam menjauhkan diri dari pikiran pikiran jahat dan bisikan bisikan nafsu. Penyebabnya adalah hubungan erat antara jasad dan roh.
Seperti yang telah dipahami bahwa penyakit memberi pengaruh pada organ saraf seseorang, pikiran, pemahaman, perasaan, dan aktivitas.
Dan dalam masalah ini tidak ada perbedaan antara penyakit tubuh, gangguan kejiwaan maupun gangguan mental.

@garsantara