Kategori
All

PT Bayer Indonesia Didukung Oleh BKKBN

Busur News Com,Jakarta- PT. Bayer Indonesia didukung oleh Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana
(BKKBN), Perhimpunan Obstetrl dan Ginekologi Indonesia (POGl), Asia Pacific Councii on Contraception (APCOC) lndonesia dan Ikatan Bidan indonesia (lBl) meluncurkan www.bicarakontrasepsi.com sebagai media infomasi terkait kesehatan reproduksi dan kontrasepsi bagi masyarakat di Indonesia .

Tujuan membantu masyarakat terutama perempuan di Indonesia dalam pengambilan keputusan yang tepat bagi dirinya terkait keluarga berencana.yang diadakan di Jakarta pada (25/4/2017).

yang sesuai dengan budaya lndonesia. Situs ini juga berisi ulasan dari pakar Ginekologi sehingga masyarakat khususnya perempuan di indonesia dapat memperoleh informasi yang terpercaya.

Diharapkan dengan adanya situs ini, masyarakat akan semakin memahami kesehatan graduksi dan pilihan kontrasepsi sebagai referensi untuk konsultasi lebih lanjut dengan dokter Ashraf AI-Ouf, Presiden Direktur PT Bayer Indonesia mengatakan,”Bayer bekerja sama dengan BKKBN, POGI, APCOC dan lBI sebagai bentuk komitmen untuk meningkatkan pengetahuan melalui sumber informasi terbuka yang akurat dan terpercaya, sehingga masyarakat terutama perempuan dapat mendidik dirinya tentang kesehatan reproduksi.

Kami yakin bahwa informasi memiliki peran penting dalam membuka wawasan setiap individu sehingga mereka secara sadar dapat mengambil keputusan yang terbaik untuk diri sendiri maupun keluarga terutama terkait dengan perencanaan kehamilan dan keluarga.” Prof. Dr. dr. Biran Affandi, SpOG(K), FAMM, Guru Besar Ilmu Obstetri dan Ginekologi Fakultas Kedokteran Universitas lndonesia mengatakan,

“Perempuan lndonesia harus tanggap dan terus mencari informasi yang valid terkait kesehatan reproduksi dan kontrasepsi. Setiap perempuan berhak atas akses informasi dan edukasi sehingga dapat meningkatkan pengetahuan, sikap dan pengambilan keputusan dalam kontrasepsi bagi dirinya.

Seorang perempuan yang mempunyai pengetahuan yang baik terkait kesehatan reproduksi dan kontrasepsi, maka ia akan mampu untuk melakukan perencanaan keluarga dengan baik sehingga menghasilkan generasi berkualitas.

Untuk itu, saya mendukung sepenuhnya upaya Bayer Indonesia dalam memberikan informasi kepada masyarakat, Bayer tidak hanya berkomitmen namun mewujudkannya.”

Menurut data pada tahun 2012, sekitar 40 persen dari 213 juta kehamilan di dunia merupakan kehamilan yang tidak direncanakan. Setiap tahun, penggunaan kontrasepsi dapat mencegah 188 juta kehamilan yang tidak direncanakan yang berakibat pada 112 juta aborsi. 1,1 juta kematian bayi baru lahir, dan 150.000 kematian ibuz.

Dengan perencanaan dan jarak kehamilan dan kelahiran yang baik dapat mengurangi komplikasi kesehatan pada wanita, dan menurunkan tingkat kematian bayi.

Kontrasepsi memberdayakan masyarakat khususnya perempuan sehingga mereka memperoleh kesempatan untuk mengejar pendidikan dan berpartisipasi dalam pembangunan.

Hal ini juga kunci untuk memperlambat pertumbuhan penduduk dan dampak negatif yang dihasilkan pada ekonomi. lingkungan, dan upaya pembangunan nasional dan daerah.(Evelyn).