Kategori
opini publik

Polisi Sekarang Aneh ….?

 

Oleh: Sandri Rumanama

Busur  News Com,Jakarta – Heran dengan kasus percakapan mesum yang melibatkan Imam Besar FPI Rizieq Shihab dengan Firza Husein. Pasalnya, pelaku penyebaran percakapan berkonten pornografi itu belum ditemukan namun Firza sudah ditetapkan sebagai tersangka oleh Polda Metro Jaya.

“Kenapa orang yang mengupload urusan Rizieq & Firza ini ‎tidak diproses?” loh kok tiba tiba Firza sudah di tetapkan sebagai tersangka, ini anehkan. ini urusan privasi orang lain, lalu orang lain yang mempublikasikan kenapa sih orang yang mempublikasikan ini tidak di panggil dan di proses ? malah orang lain yang di proses bahkan menurut saya Firza Huseinlah yang jadi korban.

jadi kalau istilah sekarang kasus Firza & Rizieq ini kasus kepo kepoan. Kepo bangat sih ?
Ini urusan privasi orang mau selingkuh kek mau apa kek bukan masalah untuk kits karena kita gak ada urusan dan sangkut pautnya. kekuarga bukan, kerabat bukan, teman bukan kok kita yang malah repot repotan, bagi saya gak masalah yang penting gak menganggu & merugikan orang lain aja. aneh deh yang melaporkan kasus ini bukan dari pihak keluarga istri Rizieq Shihab mala Aliansi Mahasiswa Anti Pornografi.

Sekarang saya bertanya dulu, jika saya selingkuh yang saya rugikan itu pihak mahasiswa, negara, masyarakat atau polisi, ?” jawabannya tentu tidak, yang saya rugikan itu pasti keluarga dari orang yang saya selingkuhin dan pihak dari istri saya. pertanyaan berikutnua sekarang saya yang bugil di kamar mandi sambil chating dengan selingkuhan saya hanya kami berdua lalu ada orang lain yang kepo & mengupload foto saya. berarti ini saya yang korban atau saya pelaku..?, aneh aneh saja. ini juga mahasiswa kok ikut ikutan gak jelas sih. ungkap rumanama

yang menyebarkan itu conten bukan Firza-kan bukan Rizieq juga. lalu kenapa mereka yang harus jadi tersangka ? brutal bangat kasus ini prosuduralnya gak jelas. konon katanya kasus ini di temukan oleh Patroli Cyber Polda Metro jaya dalam salah satu situs. sekarang saya bertanya pihak kepolisian sudah memastikan belum itu situs milik siapa ?” kalau sudah kenapa si pemilik situs gak di panggil & di periksa ..?
jujur saya sendiri sangat bingung dengan kondisi bangsa ini, setelah adanya kasus penistaan agama akhirnya semua mulai rancau seakan akan ada proses timbal balik dan balas dendam gitu.

saya sendiri berharap komisi III DPR-RI sesegera mungkin memanggil Kapolri untuk membahas regulasi & prosudural mengrnsi kasus pornografi ini. & saya doakan semoga saja pihak penegak hukum dapat menegakan hukum sesuai koridor hukum. serta saya memberi warning kepada pihak penegak hukum tak boleh ada politik dalam hukum dan tak boleh ada aparat penegak hukum yang berpolitik. ungkap ketua Komisi IX Presidium GmnI ini.