Kategori
All koperaso dan UMKM

Pertumbuhan Naik Kelas UMKM/UKM/IKM Menuju daya saing di Tahun 2020.

 

Ket gbr : Wakil Gubenur Sandiaga Uno
Walikota Jakarta Pusat,Camat Cempaka Putih ,Lurah Cempaka Putih

 

Oleh:Anto Suroto(Ketum APIKI).

Busurnews.com,Jakarta – Selama ini Pemerintah telah berusaha untuk selalu mendorong Pertumbuhan Ekonomi khususnya UMKM selalu di perhatikan dan mendapat porsi Alokasi Anggaran yang sangat SEXI seperti Pelatihan dan KUR yang telah di Anggarkan selalu meningkat, seperti KUR yang semula 1.5 Triliyun menjadi Rp.2.5 Triliyun sangat baik saya pikir jika itu dapat di salurkan tepat sasaran,

Ket gbr: Sandiaga Uno sedang memetik anggur

Hanya selama ini angka peningkatan Pertumbuhan UMKM yang sudah dapat kita dengar melalui media masa……

Hanya dalam pengamatan saya sampai saat sekarang ini masih banyak UMKM
yang belum memahami bagaimana cara untuk dapat mengakses dana tersebut…..?

ket.gbr : Anto Suroto dan Sandiaga Uno

 

Karena dari Menteri Keuangan sudah jelas tata cara untuk dapat mengajukan
untuk mendapatkan dana KUR tersebut.

Khusus UMKM yang masih konvensional haruslah merubah diri sendiri Mental Blok menjadi Wirausaha menjadi Profesional/Bankable/Tercatat/Pembukuannya spy bisa Terukur arus Kas nya agar lebih jelas dan terekam.

Dengan Kunjungan Bapak. Sandiaga Uno di Cempaka putih dalam rangka DKI HIJAU ROYO berkesempatan mampir ke Scano Exotic di Kriya Kreatif yang membicarakan sekilas Program OK OCE
yang saya pikir cukup baik sekali dapat memberikan Pertumbuhan Ekonomi Rumah tangga bisa tumbuh dengan Fokus benar-benar ingin berubah menjadi UMKM, hanya saya lihat masih perlu di dampingi dengan Pelaku usaha yg sudah Peduli dan Sukses dengan Program Pemberdayaan Masyarakat yang lebih utama.

Kelemahan UMKM yg belum dapat mengakses dana KUR karena 7 faktor utama yang tidak dapat di penuhi yaitu :

Wirausaha di lakukan Paruh Waktu
( waktu dengan sambilan/blm Fokus)
Wirausaha di lakukan sendiri.
.Wirausaha tidak tercatat/pembukuan

Wirausaha yg di lakukan selalu cepat
merasa cepat puas/inovatif.

Wirausahanya kurang produktivitas
dengan Peluang yg lebih Besar.
Wirausahanya kurang Bankable dan
Terukur untuk Pasar Modren/Naik .

. Wirausahanya di lakukan karena
Ikut2an atau mencoba-mencoba.

Jika kalau kita lihat dari kita belajar dari
Sekolah/Perguruan Tinggi semua Bisnis
atau Wirausaha di lakukan tersistem atau terukur juga tercatat jika kita ingin
menjadi Pengusaha.

Pemerintah DKI dan Pemerintah Pusat sudah cukup-cukup membuka Peluang
dengan berbagai Pelatihan dan lainnya,
Hanya Mental Blok UMKM yang harus
segera berubah untuk mendapatkan Peluang dari Pemerinta/Daerah/Kota/Pusat agar tidak tertinggal Wirausahanya.

Dalam.kajian yang sangat sederhana saja,
misalnya satu UMKM bisa memberik Peluang Usaha dengan 5 pekerja di kalikan dengan data yang real 5000 UMK sudah berapa pertumbuhan Ekonominya….marilah kita Bangkit untuk Perubahan Mental Blok Menjadi Wirausaha yang profesional tidaklah sulit jika kita ingin berubah dan Fokus.

Jika kita lihat pemaparan dari Bpk. Sandiaga Uno sebagai Wakil Gubenur yang juga sebagai Pengusaha sekelas dunia internasional , maka inilah saat
nya untuk Kebangkitan UMKM khusus
nya di 5 Wilayah Kota DKI dengan Pemberdayaan Ekonomi Kerakyatan seperti Perubahan Mental Blok Penghuni Rumah Susun agar lebih Produktif untuk memberikan Rekomendasi Surat Keputusan Bersama/SKB agar lahan dan industri dapat Terintegrasi dan tidak memerlukan mencari Kerja dan keluar lokasi/wilayah jika ada Pendampingan dari Pelaku usaha yg real dapat di lakukan, karena jika hanya coach/pemaparan saja banyak keluhan katanya membosankan begitu …….

Dengan kunjungan Bpk. Sandiaga Uno di Cempaka Putih di penutup akhir Tahun 2017 ini merupakan Peluang dan Kesempatan yang cukup bagus dengan Kesadaran dan Kepedulian membangun Ekonomi Kerakyatan dari RT/RW/KEL juga tingkat kecamatan bahkan unggulan setiap wilayah/OTOP artinya One Twon One Produk atau OVOP artinya One Vilage One Product unggulan semua itu kembali lagi Mental Blok menjadi Wirausaha Mandiri…

(Rn)