Pernyataan HTI Tentang Pembela Hizbut Tahrir Indonesia

Busur News Com ,Jakarta – Hizbut Tahrir Indonesia ( HTI ) adalah organisasi legal berbadan hukum perkumpulan ( BHP) dengan Nomor AHU- 0000258.60.2014 tertanggal 2 Juli 2014. Sebagai organisasi legal, HTI memiliki hak konstitusional untuk melakukan dakwah yang amat diperlukan untuk perbaikan bangsa dan negara ini.Demikian sosialisasi yang diadakan di jakarta dengan juru bicara Muhammad Ismail Yusanto pada selasa (23/5/2017).

Maka, semestinya hak ini dijaga dan dilindungi oleh pemerintah, apalagi selama ini kegiatan HTI telah terbukti memberikan kebaikan kepada masyarakat di berbagai wilayah negeri ini.

Oleh karena itu, rencana pembubaran HTI yang hendah dilakukan oleh pemerintah harus ditolak karena secara nyata akan menegasikan hak konstitusional tersebut, yang dijamin oleh peraturan perundangan yang ada, serta akan menghilangkan kebaikan yang sudah dihasilkan.

Untuk melindungi hak konstitusional tersebut serta untuk melakukan perlawanan dan pembelaan hukum dan mencegah terjadinya gangguan dan intimidasi di berbagai daerah terhadap HTI, maka melalui konferensi pers yang diselenggarakan pada hari ini, Selasa,23 mei 2017, di kantor Ihza & Ihza Law Firm, DPP HTI mengumumkan Tim Pembela Hizbut Tahrir Indonesia ( TP – HTI )dibawa koordinasi Prof Dr Yusril Ihza Mahendra dari kantor Ihza & Ihza Law Firm.

TP – HTI terdiri atas para advokat dari berbagai daerah yang bergabung dalam” 1000 Advokat Bela HTI” TP- HTI ini bertugas untuk menyampaikan pendapat hukum dan pembelaan terhadap HTI, para aktifis, simpatisan dan kegiata- kegiatannya sedemikian sehingga bisa berjalan seperti sedia kala.

Jurubicara Hizbut Tahrir Indonesia, Muhammad Ismail Yusanto.Jakarta, Selasa 23 mei 2017.