Kategori
KPK

Perang KPK Dan BPK Akan Segera Dimulai

 

Busur News Com , Jakarta-  Belum lama ini BPK telah mengeluarkan LHP (laporan hasil pemeriksaan) terhadap laporan keuangan KPK, dan didapati banyak penyimpangan

LHP BPK rencananya akan diungkap pada rapat hak angket di DPR, dan akan dibuka penyimpangan yang terjadi terkait anggaran di KPK

Apabila LHP BPK ini terungkap, maka akan terungkap tujuh indikasi ketidakpatuhan pengelolaan anggaran di KPK

Ada beberapa ketidakpatuhan KPK terkait kelola anggaran dan ini rencananya akan diungkapkan oleh BPK

Dan bukan sebuah kebetulan, nama Rochmadi Saptogiri adalah ketua tim senior auditor BPK yang mengaudit laporan keuangan KPK

LHP 2015 oleh BPK terhadap KPK, akan membuka borok yang terjadi di KPK terkait pengelolaan anggaran

Sumber kami di KPK memberitahukan hal ini sejak lama, pimpinan KPK tidak mau masyarakat tahu kebobrokan yang terjadi didalam KPK

Dan yg dapat mberikan label bobrok nya sebuah lembaga terkait kelola anggaran adalah BPK, disinilah titik dimulainya OTT KPK terhadap BPK

KPK menjadi komisi pembunuh karakter integritas sebuah lembaga BPK yang mengetahui kebobrokan didalam KPK

Istilah sebelum ditembak, maka harus tembak duluan, berlaku pada OTT KPK kepada BPK

Kami akan ungkap LHP BPK yang mencatat 7 indikasi ketidakpatuhan KPK terkait tata kelola anggaran, berikut datanya:

kelebihan pembayaran gaji pegawai KPK yg belum diselesaikan atas pelaksanaan tugas belajar

Belanja barang pd dirktrt monitor kedeputian info dan data yang tidak dilengkapi dengan ptanggungjawabn yang mmadai & tidak sesuai mata anggaran.

Pembayaran belanja perjalanan dinas , belanja sewa dan belanja jasa profesi pada biro hukum

Kegiatan perjalanan dinas pada kedeputian penindakan yang tidak didukung dengan surat perintah

Standar biaya pembayaran atas honorium kedeputian penindakan

Realisasi belanja perjalanan dinas biasa tidak sesuai dengan ketentuan minimal1

Perencanaan gedung KPK tidak cermat sehingga mengakibatkan kelebihan pembayaran

Itulah  indikasi ketidakpatuhan KPK terhadap peraturan perundang undangan terkait tata kelola anggaran

Istilah tembak duluan sebelum ditembak, dengan KPK melakukan serangan terlebih dahulu kepada integritas lembaga BPK

KPK tak ubah menjadi komisi paranoid kepada pihak pihak yang ingin membuka bobrok yang terjadi didalam tubuh KPK

Paranoid adalah penyakit yang diderita karena meyakini bahwa orang lain atau pihak lain ingin membahayakan dirinya

Komisi paranoid kini sedang membangun kekuatan bersama dengan kaum paranoid yang takut junjungannya dtangkap terkait hasil audit sumber waras.

Maka tengoklah, upaya pembusukan dan pembunuhan karakter yang dilakukan bersama terkait OTT KPK kepada auditor BPK

Apa hubungannya antara OTT KPK kepada BPK dengan audit sumber waras, semua kini mencoba mengkaitkan, inilah harapan pembusukan itu terjadi

Sementara faktanya adalah ini soal komisi paranoid yang takut kebusukannya terungkap ke masyarakat lewat LHP BPK 2015

Masyarakat akan menilai secara subjektif bahwa BPK lah lembaga bobrok karena OTT KPK tanpa tahu agenda sebenarnya dibalik OTT tersebut

Masyarakat dengan sendirinya tergiring oleh pembangunan opini terkait OTT KPK dengan label BPK lembaga bobrok dan korup

Sementara fakta dan realitasnya adalah justru KPK sdng operasi penyelamatan diri agar kebobrokan dan korupsi dalam KPK tak terungkap

KPK gebuk BPK, untuk diam jangan banyak bicara dan melabeli kamu maling!, Padahal yang menggebuk itu sendiri adalah maling berkedok malaikat

Inilah akibat lembaga Superbody yang disandang KPK, jadi ketika ada pihak yang menemukan cela/aibnya, maka dikejar untuk dibusukkan

Lembaga Superbody, yang tidak mungkin salah dan menjadi pembela kebenaran harapan bangsa, dan kalau ada yang berani ungkap cela/aibnya?

KPK rela ‘membunuh’ integritas lembaga lain, ditambah lembaga tersebut memiliki catatan fakta terkait cela/aib yang ada di dalam KPK.

(Rn)