Pentingnya 5 A dalam Pariwisata

Oleh :  Adityo M.Aziz  S.Tr. Par
 Selamat Pagi, Siang, Sore, dan Malam teman – teman dimanapun kalian berada, welcome back to Tyozima Travel tempat berbagi Informasi Pariwisata yang berkualitas dan original.. so ya, untuk mengisi waktu luang dan artikel Tyozima Travel ada beberapa informasi yang harus penulis sampaikan bahwa untuk sementara waktu penulis tidak akan membuat artikel tentang Destinasi, karena kita semua tahu ya guys, wabah pandemi Covid-19 sudah menyebar ke Indonesia dan sudah masuk ke status darurat karena sudah 5000 lebih korban yang positif terinfeksi virus ini. Sehingga pemerintah bertindak dengan  melakukan kebijakan – kebijakannya dalam memutus mata rantai agar virus tidak terus menular. Pada wabah ini sektor pariwisata lah yang paling terkena dampak negatif.
     Kebijakan yang dilakukan pemerintah yang pertama adalah Physical Distance atau Social Distancing, artinya seluruh masyarakat tidak boleh melakukan kegiatan yang membuat perkumpulan orang banyak dan disarankan dirumah saja, dengan kebijakan ini maka otomatis seluruh obyek wisata, beberapa Mall, dan tempat hiburan di tutup.
     Kebijakan kedua yang dilakukan pemerintah adalah Lockdown, Lockdown artinya seluruh akses masuk maupun keluar negara atau daerah ditutup.. otomatis seluruh bandara akan di lockdown hingga wabah ini berakhir. Tidak hanya negara dan daerah, bahkan hampir semua perkampungan atau komplek juga di portal.
     Kebijakan ketiga yang dilakukan pemerintah adalah PSBB atau kepanjangan dari Pembatasan Sosial Berskala Besar. Disini kebijakan pemerintah yang sedang dilakukan pertanggal 10 April 2020. Pembatasan ini berarti semuanya sudah serba dilarang. Penjualan disarankan melalui online, ojek online motor sudah tidak boleh berboncengan, restaurant hanya melayani service take away, dan benar – benar dipastikan jalan akan sepi oleh orang dan kendaraan. Seluruh polisi, TNI, satpol PP melakukan razia bagi orang membawa kendaraan motor yang membonceng penumpang atau yang berkendara tanpa menggunakan masker dan lain sebagainya..
     Nah , akibat wabah tersebut sektor – sektor pariwisata mengalami krisis ekonomi. Kita semua berdoa saja ya guys agar wabah pandemi Covid-19 segera berakhir.. aamiin
     Well, langsung ketopik utama ya guys.. tadi kan sudah dijelaskan berbagai sektor pariwisata yang terkena dampak Covid-19..
Apa kalian tahu sektor – sektor tersebut juga dikelompokan menjadi 5A? Nah 5A ini lah yang sering dijadikan Formula bagi para pelaku pariwisata karena sangat berpengaruh dalam bisnis wisata.. 1 saja tidak ada maka akan berpengaruh pada ketidakpuasan pengunjung atau wisatawan..
So apa saja 5 A itu.. langsung saja penulis jabarkan satu persatu…
1. Atraksi Wisata
     A yang pertama adalah Atraksi Wisata. Atraksi Wisata adalah daya tarik yang dipersembahkan pada suatu destinasi wisata yang tujuannya untuk menghibur para wisatawan. Nah seperti gambar diatas yang merupakan budaya Bali yaitu Tari Kecak. Suatu tarian unggulan yang dipersembahkan di destinasi wisata Uluwatu. Selain melihat pesona keindahan alam melalui puncak Pura Uluwatu atau melihat para monyet berkeliaran, tujuan utama wisatawan yaitu melihat tarian khas Bali sambil melihat sunset. Tari Kecak tersebutlah yang menjadi daya tarik wisatawan untuk berkunjung ke Pura Uluwatu.
     Atraksi wisata tidak hanya pertunjukan tetapi potensi alam juga dapat dikategorikan sebagai Atraksi Wisata. Contoh, jika pengunjung datang ke Bromo, tidak mungkin para penduduk setempat melakukan aksi di area gunung tersebut. Maka dari itu potensi alam yang dimiliki oleh gunung Bromo itulah yang menjadi daya tariknya apalagi di area kawahnya yang benar – benar menarik dan bagus dijadikan foto. Atraksi Wisata intinya sebuah daya tarik yang dimiliki oleh destinasi wisata yang bertujuan untuk menghibur wisatawan sehingga wisatawan memiliki kesan dan pengalaman terbaik hingga mereka akan datang kembali ke destinasi wisata tersebut.
     Pengaruhnya sangat besar terhadap bisnis pariwisata, karena orang akan travelling atau berwisata untuk mencari hiburan yang dapat menghilangkan penat. Jika sebuah destinasi wisata tidak memiliki atraksi atau daya tarik wisata, hal ini dapat berpengaruh terhadap kepuasan wisatawan, apalagi jika anda seorang tour planner, ketika anda membuat paket wisata tanpa memikirkan atraksi wisata didalam tour itinerary anda, maka jangan harap wisatawan akan menggunakan jasa anda kembali.
2. Akomodasi
     A yang kedua adalah Akomodasi, Akomodasi adalah sebuah bangunan atau fasilitas menginap yang harus tersedia di dalam komponen pariwisata, Tetapi kebutuhan akomodasi juga tergantung dari durasi wisatanya. Misalkan jadwal wisata hanya memerlukan waktu 12 jam maka akomodasi ini tidak diperlukan tetapi jika lebih dari 12 jam maka sangatlah diperlukan.
     Tujuan utama disediakan Akomodasi adalah untuk tempat singgah, ketika wisatawan 1 hari penuh berwisata keliling kota, maka akomodasi adalah tempat mereka untuk mandi dan beristirahat.
     Macam – macam akomodasi disesuaikan dari lokasi wisata. Biasanya setiap lokasi memiliki akomodasi yang berbeda.
Contoh :
Hotel –> Akomodasi yang berbentuk bangunan menjulang tinggi yang terletak di perkotaan dan memiliki fasilitas yang menunjang tamu atau wisatawan.
Motel –> Akomodasi yang terletak diperbatasan wilayah atau di pinggiran jalan. Kepanjangan Motel adalah Motor Hotel.
Youth Hostel –> Akomodasi yang diperuntukan anak remaja dan dikenal dengan istilah pondok wisata.
Homestay –> Rumah penduduk yang dijadikan akomodasi, biasanya terletak di area perkampungan.
Cottage –> Bentuk akomodasi yang terpisah – pisah dan terletak di pinggir pantai atau danau serta memiliki fasilitas rekreasi air.
Bungalow –>  Akomodasi yang berbentuk rumah – rumah dan terletak didaerah penggunungan.
Dan masih banyak lagi akomodasi yang digunakan untuk fasilitas istirahat dalam paket wisata. Coba kalian fokus digambar yang bertuliskan Akomodasi diatas, gambar tersebut merupakan tongkonan. Tongkonan sejenis penginapan dengan konsep tradisional. Biasanya tongkonan tersedia didaerah Sulawesi Selatan, Tana Toraja.
     Kalian bisa menilai sendiri betapa pentingnya Akomodasi didalam dunia pariwisata. Dengan catatan durasi wisata lebih dari 12 jam ya guys. Maka akomodasi ini diperlukan.
3. Aksesibilitas
     A yang ketiga adalah Aksesibilitas, Aksesibilitas didefinisikan sebagai suatu sarana yang memudahkan wisatawan dari obyek wisata satu ke obyek wisata lainnya. Kata lain dari Aksesibilitas adalah Transportasi. Sarana yang digunakan wisatawan ataupun tour planner dalam memanfaatkan Aksesibilitas adalah Bus, Kapal Laut, Pesawat, Kereta Api dan lain sebagainya tetapi yang paling memudahkan wisatawan menuju obyek wisata adalah Bus.
     Penulis ambil contoh jika untuk wisata keluar pulau misalkan Bali. Tour Planner mengatur jadwal wisata untuk rombongan kurang lebih 30 keatas untuk akses menuju pulau Bali Tour Planner akan menggunakan pesawat setelah sampainya di Bali lalu Ia akan menyewa kendaraan Bus di P.O Bali untuk menuju obyek wisata yang terletak di pulau Bali tersebut.
     Contoh lain di kepulauan seribu, jika ingin menuju pulau lainnya disediakan perahu kecil yang hanya cukup untuk 7 orang, hanya saja untuk menyewa perahu ini harus menggunakan uang pribadi karena Tour Planner tidak menyediakan fasilitas ini didalam paketnya. Tetapi jika kalian ingin request untuk memasukan perahu tersebut kedalam paket wisata bisa didiskusikan oleh Tour Plannernya ya guys.
     Ada beberapa paket wisata yang menjual untuk wisata ke beberapa pulau seribu coba kalian cari di web atau internet biasanya terdapat paket wisata ke 3 pulau, sepertinya itu sudah di kalkulasikan termasuk dengan perahu kecil nya.
     Nah sangat penting bukan Aksesibilitas ini didalam dunia pariwisata. Jika Aksesibilitas ini tidak di masukan kedalam susunan paket wisata maka wisatawan akan kesulitan menuju destinasi wisata.
4. Aktivitas

A yang keempat adalah Aktivitas, Aktivitas wisata dapat diartikan sebagai kegiatan yang dilakukan disetiap obyek wisata dengan tujuan hiburan.

      Aktivitas wisata terdiri dari 2 macam Aktivitas untuk di lihat (Activity to See) dan Aktivitas untuk dilakukan (Activity to Do).
     Aktivitas untuk dilihat misalkan di obyek wisata heritage, kita melihat benda benda bersejarah atau warisan leluhur yang diabadikan dalam sebuah museum. Ini termasuk aktivitas yang bisa kita lihat dengan kasat mata.
     Aktivitas yang bisa dilakukan misalkan dalam sebuah paket wisata kita terdapat jadwal rafting, yang kita lakukan adalah bermain wahana air seperti rafting. Contoh lain jika kita pergi ke obyek wisata gunung merapi maka aktivitas yang kita lakukan dapat berupa off road atau mendaki.
     Jadi sangatlah penting aktivitas ini untuk kegiatan wisata. Jika wisatawan membeli paket wisata mu dan paket wisata tersebut justru hanya datar saja tanpa aktivitas apapun, dapat dipastikan  peserta wisata kamu akan bosan. Karena mereka juga butuh hiburan yang harus mereka lakukan di obyek wisata.
Sudah paham kan, aktivitas wisata itu memiliki pengaruh penting untuk pariwisata. Ok Next

5. Amenitas

     A yang kelima sekaligus yang terakhir, yaitu Amenitas, Amenitas merupakan fasilitas – fasilitas penunjang yang diperlukan oleh wisatawan seperti Pusat Oleh – Oleh, ATM Center, restoran diluar akomodasi, tempat ibadah dan lain sebagainya.
     Amenitas sih hanya pelengkap kali ya, cuma penting juga nih guys, tidak sedikit wisatawan mengeluh karena fasilitas seperti pusat oleh – oleh tidak ada, karena berwisata tidak lengkap jika tidak membelikan buah tangan kepada kerabat, pacar atau keluarganya. Ya kan ya kan ya kan jujur saja.. hehe
     Jadi Amenitas itu salah satu elemen wisata yang tidak kalah penting dari 4 elemen sebelumnya. Walau Amenitas hanya sebagai pemenuhan kebutuhan wisatawan tetapi tanpa Amenitas maka wisatawan akan memiliki kesan yang negatif dalam berwisata karena kebutuhan mereka tidak dapat dipenuhi.
PENUTUP
     Nah guys bagaimana? Sudah faham apa itu 5 A dan bagaimana pengaruhnya terhadap Pariwisata? Tanpa 5 elemen tersebut wisata kalian tidak akan berjalan baik loh guys, makanya jangan sampai kalian melewatkan 5A tersebut ya guys jika kalian jadi seorang Tour Planner.
      Pariwisata itu berperan penting loh bagi Indonesia karena dapat meningkatkan Devisa Negara. Maka dari itu lestarikanlah wisata indonesia dan kita doakan bersama agar Pandemi Covid-19 ini berakhir secepat -cepatnya supaya para pembisnis pariwisata termasuk destinasi wisata dapat bergairah dan dibuka kembali..
stay safe and healty ya guys.. dan satu lagi, isolasi diri dan tetap #dirumahaja .. see you next article..
Jangan lupa baca artikel penulis yang sebelumnya nih guys 3 Cerita Dibalik Tarian Sakral di Pulau Seribu Pura.
Terima kasih 😊😊😊