Kategori
Artikel

PENILAIAN YANG MENYEBUT BAHWA PENGUSAHA AKAN WAIT AND SEE HINGGA PILKADA SELESAI TIDAK TEPAT.

 

Oleh: Dhedi Rochaedi Razak

BusurNews.Com,JAKARTA –:PENILAIAN YANG MENYEBUT BAHWA PENGUSAHA AKAN
WAIT AND SEE
HINGGA PILKADA SELESAI TIDAK TEPAT.

 

“Tahun depan menurut saya bagus karena stimulus fiskal dari Pilkada akan besar.

Sebenarnya kita tidak melambat, tumbuh 4,95% (kuartal II 2017) konsumsinya,”.

 

Sebab pada awal tahun depan Peraturan Presiden (PERPRES) tentang
*Percepatan Pelaksanaan Berusaha dengan menerapkan sistem perizinan terintegrasi*
(SINGLE SUBMISSION)
sudah mulai beroperasi.

Tepatnya sistem itu direncanakan beroperasi pada Februari 2018.

 

Justru dengan sistem perizinan terintegrasi itu,
Ekonomi akan menggeliat karena investasi akan meningkat dibanding tahun ini.

Diketahui realisasi investasi pada semester I-2017 tercatat sebesar Rp 336,7 triliun atau tumbuh 12,9% dibandingkan semester I-2016.

Namun pertumbuhan itu lebih rendah dibandingkan rata-rata pertumbuhan dalam lima tahun terakhir yang di atas 14%.

 

“Kata pak Jokowi jangan terlalu sedikit-sedikit wait and see, apalagi nanti kalau ada perpres kemudahan berusaha kan nanti proses perizinan investasi akan cepat.
Saya yakin tahun depan investasi akan naik terlepas ada gejola politik,”.

 

Dalam prosedur single submission tersebut,
Jika izin dari instansi terkait tidak diproses dalam waktu dua minggu, pengajuan dianggap telah disetujui.

 

“Sistemnya memproses langsung setuju.
Nanti canggih seperti negara lain.
Jadi, tidak ada high cost economy lagi,”.

 

Selain adanya potensi pelambatan ekonomi, jagat perpolitikan tahun depan bisa juga berdampak positif terhadap ekonomi masyarakat.

Ada banyak kampanye dan pertemuan yang berpotensi menggerakkan roda ekonomi, yang pasti logistik kampanye menggeliat.

 

“Pemerintah dapat memanfaatkan event Asian Games 2018 dan pertemuan IMF-Bank Dunia di Bali.
Libatkan UKM sehingga roda ekonomi berputar di masyarakat bawah.
Stabilitas politik penting untuk menjaga ekonomi tetap di jalan yang benar,”

Kekhawatiran akan adanya pelambatan ekonomi di tahun depan ditepis, saya meyakini tidak akan ada pelambatan pada tahun 2018 meski sudah memasuki tahun politik.

ADANYA 171 DAERAH YANG AKAN MENYELENGGARAKAN PILKADA

DAN DIMULAINYA PROSES MENUJU PILPRES

ITU SEBAGAI HAL YANG POSITIF UNTUK MENGGERAKKAN EKONOMI.

(Rn)