Kategori
kesehatan

Pengobatan Dengan Ganja (Canabis)Dihentikan Akhirnya Meninggal Dunia

Busur News Com,Jakarta -Tanggal 9 Oktober 2014 LGN mengirim surat kepada Menteri Kesehatan RI nomor 10/LGN/RH/X/2014 tentang Optimasi Kandidat Obat (Lead) Diabetes Menggunakan Ganja (Canabis).
Yayasan Sativa Nusantara”

Menyampaikan duku cita yang mendalam atas wafatnya Yeni Riawati istri dari Fide
lis Ari Sudarwoto, semoga keluarga yang ditinggalkan diberi ketabahan dan perlindungan dari Tuhan Yang Maha Esa. Kematian Yeni Riawati, bukan kasus yang pertama terjadi di Indonesia.

Berapa penderita penyakit seperti kanker, diabetes, AIDS, Alzheimer, epilepsi dan lainnya terpaksa menghentikan pengobatan menggunakan ganja atau cannabis karena ketakutan atau ditangkap polisi atau BNN.. Akhirnya penderita tersebut meninggal dunia.

Pilihan menggunakan ganja untuk mengobati penyakit merupakan pilihan terakhir ketika penderita telah menjalani berbagai pengobatan di rumah sakit namun kondisinya tidak membaik.

Manfaat ganja untuk pengobatan diketahui oleh perderita atau keluarganya setelah mendapat informasi dari internet, teman dan ada juga yang bertanya kepada LGN dan YSN Di internet banyak informasi hasil penelitian tentang maafaat ganja bagi kehidupan manusia yang dimuat di jurnal ilimiah.

Ekstrak Akar.Bunga dan Biji Cannbis.Psda tamggal 30 Januari 2015, Kementrian Kesehatan mengeluarkan surat yang ditandatamgani oleh Kepala Badan Penelitian dan pengembangan Kesehatan (Balitbangkes) nomor LB02.01/111.03/885/2015 tentang Izin Penelitian Menggunakan Cannabis yang dilakukan oleh lembaga yang berbadan hukum yaitu Yayasan Sativa Nusantara bersama Balitbangkes. Berdasarkan Kepmenkes 132 Tahun 2012, tentang Izin Memperoleh, Menanam, Menyinpan dan Menggunakan Tanaman Papaver ( Opium), Ganja dan Kokain yang diberikan kepada Balai Besar penelitian dan Pengembangan Tanaman Obat dan obat Trandisional milik Kementrian Kesehatan di jl Raya Lawu 11Tawangmangu Kab, Karanganyar Jateng.(Bambang S).