Kategori
KPK

Pengawas Tangkap Pengawas

 

Oleh : Dhedi Rochaedi Razak

Busur News Com, Jakarta – *Pengawas TANGKAP Pengawas*

Kasus Operasi Tangkap Tangan (OTT) Auditor BPK
(Badan Pemeriksa Keuangan)
oleh KPK
(Komisi Pemberantasan Korupsi) termasuk kasus yang unik.

Pasalnya, kedua lembaga adalah memiliki tugas yang sama, yakni sebagai lembaga pengawas, apalagi terlibat juga pejabat inspektur jenderal yang tugasnya sebagai pengawas juga.

“Ini yang menjadi masalah adalah keduanya adalah lembaga yang bertugas mengawasi,”.

*Pengawasan yang dilakukan BPK sebagai lembaga pengawas yang mengawasi praktek penyelenggaraan negara harus memiliki kajian meta analisis*.
*Kajian tersebut, kata dia, bisa diterapkan untuk dijadikan evaluasi hasil audit BPK*.

Yang perlu dibenahi dalam pengawasan BPK adalah status Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) yang dianggap spesial.
WTP, seharusnya adalah penilaian yang tidak dianggap adalah sesuatu yang spesial.
Selain itu, yangg menjadi masalah adalah ukuran WTP yang belum objektif.

“Kalau itu (WTP) ukurannya objektif, mau ditangani oleh siapa pun, kalau tidak ya tidak, kalau iya ya iya,”.
Sebelumnya, dua Auditor BPK tertangkap saat KPK melakukan OTT.
Hasil konferensi pers yang digelar KPK, Sabtu (27/5), KPK menjelaskan kronologi pengamanan enam orang di kantor BPK dengan
inisal ALS sebagai Auditor BPK RI,
RS pejabat Eselon satu di BPK,
JDP Eselon tiga di Kemendes PDTT dan
Sekertarisnya RS serta  satu orang satpam.

 

(Rn)