PENDIDIKAN adalah usaha sadar dan terencana dalam mewujudkan suasana belajar serta proses pembelajaran untuk peserta didik secara aktif

 

Oleh: Dhedi Razak

 

Busurnews.com, JAKARTA — PENDIDIKAN adalah usaha sadar dan terencana dalam mewujudkan suasana belajar serta proses pembelajaran untuk peserta didik secara aktif, dalam mengembangkan potensi dirinya, agar memiliki kekuatan spiritual keagamaan, pengendalian diri, kepribadian, kecerdasan, akhlak mulia, serta keterampilan yang diperlukan dirinya dan masyarakat.

Dapat pula diartikan sebagai usaha yang disengaja dan sistematis agar mencapai taraf hidup untuk kemajuan yang lebih baik.
Singkatnya, pendidikan merupakan proses pembelajaran bagi peserta didik untuk dapat mengerti, paham, dan membuat manusia lebih kritis dalam berpikir.
Ki Hadjar Dewantara menyatakan, pendidikan adalah tuntutan di dalam pertumbuhan anak-anak.
Adapun maksud dari pendidikan, yaitu menuntun segala kekuatan kodrat yang ada pada anak-anak, agar mereka sebagai manusia serta sebagai anggota masyarakat dapat mencapai keselamatan dan kebahagiaan yang setinggi-tingginya.

Karakter baik
Pendidikan akan berhasil, apabila mampu membentuk karakter yang baik serta memiliki sikap santun dalam berinteraksi.
Karakter merupakan kata kunci yang harus dimiliki terhadap peserta didik dalam menggapai kelulusan.
Nilai-nilai pendidikan karakter yang bersumber dari agama merupakan peta jalan yang harus dimiliki setiap orang.
Cerminan dari karakter yang baik, secara moral akan terlihat pada nilai keimanan yang melekat pada diri seseorang, yang akan terpancarkan pada ketakwaan yang digapainya.
Nilai religius itu akan terpancar terhadap perilaku jujur, rendah hati, serta jauh dari sikap sombong dan angkuh.
Pembentukan diri yang mulia itu merupakan sikap mental yang memacu untuk berbuat berbagai kebajikan dalam mengarungi kehidupan yang lebih baik.
Karakter kinerja yang baik akan terlihat dari perilaku manusia yang menunjukkan sikap kerja keras dengan ulet melaksanakan berbagai tugas serta tangguh yang diperlihatkan dengan tindakan yang tidak mudah menyerah.
Motivasi positif merupakan salah satu karakter yang tertanam dalam jiwa peserta didik, yang tentu jauh dari sifat cengeng.
Setiap pekerjaan yang ditangani selalu di usahakan dengan optimal agar pekerjaan tuntas dikerjakan.
Karakter yang tertanam baik, tidak akan memunculkan paradoks seperti kerjanya jujur tetapi malas atau kerjanya keras tetapi culas.
Semua itu akan dilakukan dengan baik dan seimbang, semua kerja dilakukan dengan baik dan benar.
Motivasi positif ini sangat perlu ditanamkan dalam model pembelajaran masa depan yang lebih baik sehingga barometer akhlak merupakan nilai utama yang sangat dijunjung tinggi.
Kepercayaan yang harus ditanamkan dalam pendidikan modern ke depan, yaitu keberanian terjun berkompetisi di berbagai arena.
Dengan berpikir secara kritis, cenderung memiliki peluang yang besar untuk dapat memenangkan setiap kompetisi yang diikuti.
Kalaupun terjadi kekalahan, tidak dengan mudah menyerah, tetapi akan selalu mencari alternatif jalan keluar dengan baik dan kreatif.
Kerja sama tim terhadap berbagai pekerjaan besar perlu dilatih dengan baik dan benar sehingga ketika ada kerja lintas sektor serta berbagai kerja besar, tidak lagi mengalami hambatan dalam membangun teamwork yang andal untuk mengerjakan setiap pekerjaan secara kolaboratif.
Komunikasi yang baik antartim sangat penting dipraktikkan dalam pembelajaran yang lebih mandiri sehingga dalam membangun jaringan kerja tidak lagi menjadi barang baru setiap lulusan kedepan.

Literasi
Untuk dapat menguasai perkembangan zaman yang terjadi perubahan begitu cepat, sangat diperlukan penguasaan literasi yang baik.
Untuk era digitalisasi seperti sekarang ini tidak cukup lagi dengan bekal sekadar mampu membaca, menulis, serta berhitung, tetapi ke depan harus mampu meningkatkan daya baca terutama terhadap berbagai buku ilmiah serta informasi penting lainya yang akan dijadikan sebagai tuntunan terhadap pekerjaan.
Berbagai bidang profesi, sekarang ini harus mampu menguasai literasi budaya sehingga berbagai perilaku keseharian dari masyarakat daerah tertentu mampu dibaca yang nanti tentu akan mengetahui berbagai peluang dalam berproduksi.
Begitu halnya juga terhadap mekanisme kerja, jangan sampai berbenturan dengan kebudayaan yang dipercayai masyarkat.

Apabila kita tidak mampu menguasai literasi budaya, ditakutkan terjadinya benturan mekanisme kerja terhadap budaya lokal yang akan berefek fatal.
Begitu halnya terhadap literasi teknologi, yang menjadi kinerja utama dalam setiap insan untuk membangun bangsa dan negara sangat diperlukan penguasaannya.
Dengan penguasaan teknologi, diharapkan perkembangan pekerjaan untuk ditingkatkan akan semakin mudah adanya.
Untuk dapat menjalankan roda usaha yang akan dibangun ke depan, sangat diperlukan penguasan literasi keuangan yang tertib dan baik.
Bila hal ini tidak dilakukan, ditakutkan akan terjebak dalam kesalahan pengunaan serta pengelolaan keuangan sehingga menjadi persoalan yang fatal.
Untuk itu, kemampuan untuk menguasai literasi keuangan sangat perlu dilakukan, dengan harapan bidang usaha tersebut memiliki penilaian baik dan benar secara publik.
Tertib keuangan juga berpengaruh terhadap efektif dan efisiennya penggunaan anggaran yang menjadikan bidang usaha itu memperoleh keuntungan maksimal.
Pembukuan yang baik juga akan membuka peluang lebih luas terhadap berbagai pihak untuk ikut serta dalam melakukan investasi terhadap pengembangan usaha ke depan yang lebih baik.
Performa keuangan merupakan tampilan utama terhadap penilaian baik tidaknya suatu usaha yang dijalankan. Hal ini juga berlaku terhadap berbagai organisasi lain, seperti profesi serta sosial kemasyarakatan.
Dari berbagai kriteria yang kita sebutkan di atas, para lulusan ke depan tidak tepat lagi ditanyakan “mau jadi apa kamu nantinya”.

Namun, dengan bekal itu, setiap lulusan sudah harus mampu menjawab, “saya akan membuat apa ke depan”.
Ia akan mampu merancang business plan dengan baik serta meyakinkan, usaha itu akan sangat prospek serta memperoleh mampu memperoleh keuntungan yang menjanjikan.

Bagaimana tindakan selanjutnya yang akan dilakukan sehingga bidang usaha itu akan maju dan berkembang.
Dengan kerja cerdas yang diperlihatkan, tentu akan dapat meyakinkan berbagai pihak turut serta untuk merealisasikan mimpinya dalam kerja nyata.
Bimbingan serta arahan untuk mampu menghasilkan berbagai karya baik yang dapat membangun peradaban bangsa sangat diperlukan adanya.

Model pembelajaran yang dapat melahirkan berbagai inovasi dan kreativitas sangat diperlukan bagi pendidikan masa depan bangsa.

Ruang-ruang kelas serta ruang keluarga harus mampu dijadikan sebagai tempat untuk penggemblengan kebangkitan anak bangsa.

Berbagai tantangan ke depan, yang semakin kompleks harus dijadikan momentum untuk melahirkan berbagai inovasi terhadap lulusan yang dipersiapkan dengan baik oleh pendidikan modern itu sehingga tidak ada lagi lulusan yang terbuai dengan prestasi masa lalu.

Semoga keinginan untuk menoreh berbagai prestasi masa depan menjadi sasaran setiap lulusan.

@garsantara