Kategori
Pilkada

Penambahan TPS Apakah Itu Kecurangan Memenangkan Pilkada…?.

Opini publik

 

Oleh :  Jhon  Simbolon

 

Busur News Com ,Jakarta – Sumber kami di KPU yang masih cinta NKRI, memberi bocoran rencana  kecurangan yang akan dilakukan demi memenangkan Paslon no 2

Ada rencana penambahan jumlah TPS
untuk wilayah Jakarta Utara, 8 TPS dan salah satunya adalah TPS untuk di RS Pantai Indah Kapuk.

Dari penambahan 8 TPS, selain 1 TPS RS PIK, ada 3 TPS di rusun Marunda, ini permintaan siapa?

Tahu kah anda, ada 650.000 pemilih ganda pada Pilgub DKI 2017 ini? Dan itu ibarat senjata yg bisa dipakai ?

Dan 650.000 pemilih ganda tersebut masih masuk dalam DPT 7,1 jt
yang dikeluarkan oleh KPU

Belum lagi 2800 NIK ganda
yang bermasalah di Jakarta Utara
yang tidak ditindaklanjuti oleh KPUD.

Kami belum akan membahas data tersebut, yang akan kami bahas adalah
TPS tambahan ASPAL yang akan dipakai
para pekerja proyek reklamasi.

Kemana suara pemilih dari puluhan ribu pekerja proyek reklamasi tersebut?
TPS ASPAL

Puluhan ribu?
Tidak, bahkan sumber kami katakan datanya mendekati ratusan ribu,
pekerja ‘siluman’ proyek reklamasi

Dan tebak, suara mereka para pekerja proyek reklamasi akan difasilitasi
dengan keberadaan TPS TPS tambahan.

Akan terjadi mobilisasi besar besaran yang sistematis dengan menggunakan
fasilitas TPS tambahan yang disetujui KPU.

Apakah Anda yakin
dari data DPT 7,1 jtpemilih adalah data akurat?, Bukan….
data + 1 data siluman
(aspal, ganda dan sebagainya)
ingat 650.000 itu

KPU pusat telah mengintervensi data
KPUD Jakarta untuk DPT 7,1 serta desakan penambahan TPS pada kantong suara Ahok,

Bahkan sumber kami mengatakan ada arahan dari Kebagusan serta Medan merdeka kepada KPU pusat
untuk bantu segala dfengan berbagai cara untuk menangkan paslon no 2

Yang perlu Anda ingat adalah,
orangnya masih sama, pengatur rencana kecurangan pada pilpres 2014 yaitu:
PDIP dan KPU.

Pekerja proyek reklamasi akan
memberikan suaranya
di TPS TPS tambahan dengan ketua TPS
dan saksi saksi yang sudah disiapkan si Ahok

Timses calon gubernur lain
akan fokus pada jumlah TPS yang sudah
diberitahukan sebelumnya tanpa mengetahui adanya TPS Tambahan ‘ASPAL’

Mungkin banyak pihak yang mempertanyakan
data yang kami berikan, tetapi banyak
pihak lupa pada pilpres 2014 adalah
pilpres penuh “KECURANGAN”

Pilpres 2014
banyak yg mengatakan disiapkan
dengan matang penuh kejujuran serta akuntabel, tetapi kenyataannya?
Curangnya luat biasa….!

Ingat skandal sate Senayan yg terang benderang,
KPU-PDIP-Polri  lalu apakah semua
yg dulu pernah dlakukan pada pilpres 2014  tidak akan terjadi pada Pilgub 2017? Jangan naif  dan mau dibodohi lagi kawan…?!

Orangnya masih sama, lembaganya masih sama, bahkan salah satunya kini menjadi  kepala badan intelejen Negara

Dan satu catatan utama, mereka sekarang  berada dalam kubu paslon no 2

Tentang TPS TPS tambahan, setelah lembaran tentang 25 ahli IT
asal dari Negri china kami bahas sebelumnya.

Berpikir dengan akal sehat,
mengapa KPUD memutuskan
menambah 3 TPS
di rusun Marunda?

Serta satu TPS  untuk TPS RS PIK,
dimana semua mengetahui berapa jumlah pasien dan kepedulian orang” dari Chinese untuk memberi suara?

Semua demi mengakomodir
dan memfasilitasi kantong kantong suara si Ahok, karena akan ada mobilisasi besar besaran.