Kategori
Daerah

PEMKAB SIAPKAN PILKADA SERENTAK YANG AMAN DAN KONDUSIF DITENGAH PANDEMI

 

 

Busurnews.com, Kajen – Ditengah masa pandemi Covid-19 yang sedang dihadapi saat ini, Pemerintah Kabupaten Pekalongan tengah menyiapkan beberapa aspek yang penting dilakukan untuk mewujudkan penyelenggaraan Pilkada Serentak yang aman dan kondusif di Kabupaten Pekalongan.

‘’Menurut Bawaslu RI dan KPU RI bahwa untuk menuju tahapan Pilkada serentak ditengah-tengah pandemi Covid-19 ini, perlu ada hal-hal serius yang akan kami siapkan, Prinsip Pilkada ini jalan, tapi aman dari Covid-19 dan edukasi kepada pemilih yaitu warga masyarakat ini harus dilakukan seaman mungkin jadi,tidak ada yang dikorbankan,’’ kata Bupati Pekalongan KH.Asip Kholbihi,SH.M.Si, saat ditemui di Pendopo rumah dinas bupati pada pagi ini,Jumat (5/6/2020) setelah melakukan video conference Rakor Pelaksanaan Pilkada Serentak.

Bupati juga mengatakan, konsekuensi untuk mewujudkan idealisasi Pilkada yang aman ditengah masa pandemi Covid-19 adalah pada aspek anggaran. Karena menurut Bupati Asip Pemkab Pekalongan telah melakukan sebanyak tiga kali refokusing dan realokasi anggaran untuk penanggulangan Covid-19 di Kabupaten Pekalongan

Untuk menuju idealisasi pilkada aman ditengah pandemi seperti ini,konsekuensinya itu pada aspek anggaran. KPUD Kabupaten Pekalongan mengajukan anggaran tambahan kalau diakumulasikan itu 20 milyar.

‘’Ini tentu membutuhkan pemikiran yang sangat serius dari Pemerintah Kabupaten Pekalongan, karena kita sudah melakukan tiga kali refokusing dan realokasi anggaran untuk penanggulangan Covid-19 di Kabupaten Pekalongan baik pada aspek preventif maupun kuratif,’’ kata Bupati Asip.

Dengan adanya pengajuan penambahan anggaran dari KPU,dijelaskan oleh Bupati Asip bahwa Pemkab Pekalongan akan tetap berupaya untuk merealokasi dan merefokusing serta rasionalisasi hal yang paling penting untuk melaksanakan Pilkada serentak di Kabupaten Pekalongan.

‘’Dan ketika KPUD Kabupaten Pekalongan mengajukan penambahan anggaran untuk Pilkada serentak ditengah-tengah pandemi Covid-19 sekitar 20 milyar,tentu kita harus berpikir keras lagi untuk merealokasi,merefokusing dan yang paling penting adalah rasionalisasinya,’’ jelas bupati asip.

Selain hal itu,Bupati Asip juga mengusulkan supaya masa kampanye itu dipercepat,supaya rasionalisasi terhadap hal lain yang mendukung pelaksanaan Pilkada serentak dapat diwujudkan.

‘’Tapi saya juga mengusulkan agar tenggang waktu kampanye itu diperpendek. Tadi berdasarkan masukan melalui teleconference juga banyak masukan dari para gubernur dan bupati yang mengusulkan supaya masa kampanye diperpendek supaya celah fiskal ini mampu untuk merasionalisasikan hal lain yang mendukung pelaksanaan pilkada serentak,seperti penambahan TPS yang hampir 628,’’ kata Bupati.

Asip.(red-humas dinkominfo)