Kategori
koperaso dan UMKM

Pemerintah harus KOMITMEN untuk program pemberdayaan kepada Home Industry UMKM/IKM/UKM

 

Busurnews.com,  Jakarta – Kemampuan IKM dan UMKM yang selama ini di anggap kurang mampu atau kurang KOMITMEN ternyata kurang tepat,

” Pemerintah harus KOMITMEN untuk program pemberdayaan kepada Home Industry (UMKM/IKM/UKM) dengan tanggap dan cepat akan dapat mencapai target dan tepat sasaran.” Tutur Anto Suroto pengusaha tas dari kulit ular dan Ketum Apiki (Asosiasi Pedagang industri kreatif Indonesua) sekaligus pembina MOI Jakarta pada (17/4/2020) melalui Ponsel seluler kepada  team  redaksi Busurnews.com .

Membagikan masker Anto Suroto  dan MOI DKI foto bareng camat Cempaka putih

 

Anto Suroto seorang UMKM yang mengistilahkan  UMKM sepertinya Usaha Mikro Kurang Modal (UMKM) ternyata sudah bisa memperdayakan IKM dan UMKM untuk dapat memproduksi Masker dan APD yang telah terbukti kemampuannya secara NYATA dan telah di distribusikan kepada masyarakat dan aparat petugas yang berada di Garis depan..Membagikan Sejuta masker bersama Media online Indonesia (MOI) Jakarta, berawal di Kecamatan Cempaka Putih.

Jika Program pemerintah benar-benar KOMITMEN ingin memberikan pemberdayaan Home Industry untuk dapat membantu program Stay Home seharusnya dan sepatutnya dengan data yang sudah ada, secara NYATA lebih baik memberikan order kepada UMKM/IKM/UKM yang secara nyata sudah memproduksi Masker dan APD agar segera dapat terealisasi dengan NYATA bukan KATANYA karena kondisi harus segera di bagikan agar masyarakat merasa lebih aman.

Masker hasil karya UMKM

Karena masyarakat pada umumnya baik yang bekerja demi memberikan Nafkah keluarga , karena dengan PSBB kehidupan masyarakat dalam kondisi serba KETAKUTAN atau dalam istilah anak Medan Ngeri-ngeri sedap (rasa cemas ).

Menurut bapak. Anto Suroto selaku UMKM yang sudah ada kebijakan dari Pemerintah selama ini belum dapat di laksanakan dan di rasakan di kalangan UMKM/IKM/UKM masih terasa lambat karena butuh prosedur (SOP),
sementara Pencegahan Covid-19 bergerak begitu cepatnya.

Jika Program pemberdayaan di tangani dengan data REAL UMKM maka dapat membantu secara NYATA dan akan lebih
dapat di rasakan.

Dengan Program menjadi Tukang jahit saja juga belum bisa menyentuh dari Target untuk pemberdayaan di kalangan UMKM pada umumnya baik Masker maupun APD.(Riena)

.hasil karya UMKM penutup wajah