Pembangunan Pasar Baru Timur Comboran Kota Malang Siap ditempati Pemilik Kios

 

BusurNews..Co, MALANG RAYA-  Dengan selesainya proses pembangunan pasar baru Comboran sebelah timur, menjadi harapan para pedagang untuk segera menempati. Tentunya dengan suasana yang berbeda dari sebelumnya. Para pedagang tentunya akan terasa lebih nyaman dengan selesainya pembangunan pasar tersebut. Namun untuk pindah menempati bedak di dalam masih harus menunggu pihak disperindag. Pasar Baru Timur Comboran sebagai pusat perdagangan onderdil bekas otomotif di Kota Malang itu juga memiliki nilai tersendiri, selain nilai ekonomis juga ada nilai wisata mode atomotifnya bagi masyarakat yang suka otak atik kendaraan R4.

Saat ini para pemilik kios masih memanfaatkan lahan jalan sebagai aktifitas pelayanan jual beli onderdil otomotif. Yakni didaerah jalan Prof.Moh.Yamin dan jalan Irian Jaya. Mereka memanfaatkan jalan tersebut dikarenakan berlangsungnya tahap proses renovasi pembangunan pasar .

“Proses pembangunannya sudah selesai dan siap ditempati , namun pedagang yang bertempat dibelakang masih menunggu pembangunan berikutnya. Sementara untuk pedagang selaku pemilik kios yang didepan , yah siap masuk ke dalam pasar baru. Namun untuk
Kewenangannya ada dipihak disperindag.” Ujar Eddy Wahyono.
Direktur PT.Panca Kartika Jaya selaku rekanan pemkot .Rabu (10/01) dikantornya.

Eddy menjelaskan bahwa , proses selasainya renovasi pasar baru comboran tersebut sesuai schedule. Dengan nilai kontrak berkisar 7 M lebih melalui tender figh yang proses pemenangannya dilalui dengan sosialisasi pemaparan tehnis yang dihadiri juga oleh aparat hukum dari kejaksaan dan kepolisian.

“Alhamdulillah selama proses pembangunan renovasi berjalan lancar sesuai waktu . Bahkan kita menambah sekitar 60- 70 kios dari addendum yang disepakati dari sisa anggaran. Tentunya pemerintah daerah dalam hal ini sangat diuntungkan. Dan proses pembangunan tersebut Zero Komplain.” tambah Eddy.

Disaat yang sama , Eddy , selain rekanan, sebagai Kadin kota Malang. Soal Pilkada, tentang dirinya yang masuk pada bursa polling bacalon walikota disebuah media lokal,Eddy mengatakan,jika saat ini merupakan tahun politik.Soal polling menurutnya merupakan pilihan masyarakat dengan mengikuti pola mekanisme yang ada. Harapannya , muncul pimpinan daerah yang mengerti persoalan kota malang dan bisa memberikan solusinya.

” Termasuk berpikir tentang dampak positif negatif dari adanya exit tol nanti. Yang hendaknya diantisipasi dan dipikirkan oleh kepala daerah terpilih. Misalkan wilayah Buring Kecamatan Kedungkandang bisa dijadikan pusat industri . Memungkinkan pasar induk gadang bisa dijadikan transit perdagangan untuk kelancaran distribusi perekonomian perkotaan , itu bagian dampak positif dengan adanya jalan tol.” tutur Eddy .

Pembangunan Pasar Baru Timur Comboran Kota Malang Siap ditempati Pemilik Kios

Busur News.Com. MALANG RAYA ,-
Dengan selesainya proses pembangunan pasar baru Comboran sebelah timur, menjadi harapan para pedagang untuk segera menempati. Tentunya dengan suasana yang berbeda dari sebelumnya. Para pedagang tentunya akan terasa lebih nyaman dengan selesainya pembangunan pasar tersebut. Namun untuk pindah menempati bedak di dalam masih harus menunggu pihak disperindag. Pasar Baru Timur Comboran sebagai pusat perdagangan onderdil bekas otomotif di Kota Malang itu juga memiliki nilai tersendiri, selain nilai ekonomis juga ada nilai wisata mode atomotifnya bagi masyarakat yang suka otak atik kendaraan R4.

Saat ini para pemilik kios masih memanfaatkan lahan jalan sebagai aktifitas pelayanan jual beli onderdil otomotif. Yakni didaerah jalan Prof.Moh.Yamin dan jalan Irian Jaya. Mereka memanfaatkan jalan tersebut dikarenakan berlangsungnya tahap proses renovasi pembangunan pasar .

“Proses pembangunannya sudah selesai dan siap ditempati , namun pedagang yang bertempat dibelakang masih menunggu pembangunan berikutnya. Sementara untuk pedagang selaku pemilik kios yang didepan , yah siap masuk ke dalam pasar baru. Namun untuk
Kewenangannya ada dipihak disperindag.” Ujar Eddy Wahyono.
Direktur PT.Panca Kartika Jaya selaku rekanan pemkot .Rabu (10/01) dikantornya.

Eddy menjelaskan bahwa , proses selasainya renovasi pasar baru comboran tersebut sesuai schedule. Dengan nilai kontrak berkisar 7 M lebih melalui tender figh yang proses pemenangannya dilalui dengan sosialisasi pemaparan tehnis yang dihadiri juga oleh aparat hukum dari kejaksaan dan kepolisian.

“Alhamdulillah selama proses pembangunan renovasi berjalan lancar sesuai waktu . Bahkan kita menambah sekitar 60- 70 kios dari addendum yang disepakati dari sisa anggaran. Tentunya pemerintah daerah dalam hal ini sangat diuntungkan. Dan proses pembangunan tersebut Zero Komplain.” tambah Eddy.

Disaat yang sama , Eddy , selain rekanan, sebagai Kadin kota Malang. Soal Pilkada, tentang dirinya yang masuk pada bursa polling bacalon walikota disebuah media lokal,Eddy mengatakan,jika saat ini merupakan tahun politik.Soal polling menurutnya merupakan pilihan masyarakat dengan mengikuti pola mekanisme yang ada. Harapannya , muncul pimpinan daerah yang mengerti persoalan kota malang dan bisa memberikan solusinya.

” Termasuk berpikir tentang dampak positif negatif dari adanya exit tol nanti. Yang hendaknya diantisipasi dan dipikirkan oleh kepala daerah terpilih. Misalkan wilayah Buring Kecamatan Kedungkandang bisa dijadikan pusat industri . Memungkinkan pasar induk gadang bisa dijadikan transit perdagangan untuk kelancaran distribusi perekonomian perkotaan , itu bagian dampak positif dengan adanya jalan tol.” tutur Eddy .(galih).