Parpol mendapatkan banyak kewenangan yang menentukan nasib bangsa, seperti menjadi rahim yang melahirkan pengisi eksekutif juga legislatif

 

Oleh: Dhedi Razak

Busurnews.com , JAKARTA —PARTAI politik (parpol) mendapatkan banyak kewenangan yang menentukan nasib bangsa, seperti menjadi rahim yang melahirkan pengisi eksekutif juga legislatif.

Maka dari itu, sewajarnya salah satu pilar demokrasi ini melakukan renungan atas kinerja dan kontribusinya selama ini terhadap permasalahan dan masa depan negara.

Jadi, salah satu pihak yang harus merenung itu parpol karena punya mandat.
Parpol harus disehatkan karena punya kekuatan untuk memperbaiki ini semua.

Bangsa ini menyimpan banyak persoalan yang seharusnya menjadi prioritas, seperti sistem pendidikan yang tidak membangun kepercayaan diri dan kerja sama antarindividu, bidang sosial mengenai kecurigaan yang terus meluas antarkelompok dan golongan juga persoalan lain, termasuk dampak pandemi covid-19.

Pemerintah, belum melakukan langkah membangun kepercayaan masyarakat serta optimisme.
Begitu pula legislatif yang seharusnya menjadi jembatan aspirasi masyarakat.

Parpol punya kekuatan luar biasa, tapi pertanyaannya apakah parpol itu dalam kondisi sehat atau sakit.
Kalau sakit bagaimana membuat eksekutif dan legislatif sehat dan kalau sehat bagaimana memastikan eksekutif dan legislatif kita sehat.

Pandemi memantik persoalan yang selama ini tertutupi mencuat ke permukaan.
Perbedaan pandangan dalam bidang politik semakin memanas hingga tingkat masyarakat yang memupuk ketidakpercayaan terhadap pemerintah.

Negara dengan segala kewenangannya perlu mengurai persoalan yang muncul untuk diselesaikan dengan baik hingga akarnya.
Sederhana saya menilai sejumlah polemik yang muncul harus menjadi perhatian serius pemerintah.
Selain untuk segera diatasi, juga menjadi pembelajaran dalam menghadapi persoalan yang lebih besar lagi di kemudian hari.

Kegagapan menghadapi pandemi sudah cukup menjadi pelajaran pemerintah.
Hal itu tidak boleh terulang lagi dalam mengantisipasi kejadian yang berpotensi muncul selain pandemi covid-19.

Tantangan bangsa selama 2020 menjadi titik tolak bagi semua pihak untuk bergotong royong dan menghilangkan sekat kepentingan.

Pemerintah khususnya mesti menjadi contoh menjunjung Bhinneka Tunggal Ika melalui kinerjanya.

 

@garsantara