NDONESIA AKAN MEMASUKI FENOMENA BONUS DEMOGRAFI

Oleh: Dhedi Rochaedi Razak

BusurNews..com,Jakarta- NDONESIA AKAN MEMASUKI FENOMENA BONUS DEMOGRAFI

ATAU

PENINGKATAN JUMLAH PENDUDUK USIA PRODUKTIF SECARA SIGNIFIKAN.

 

Hal ini terjadi karena keberhasilan program Keluarga Berencana (KB).
Melalui keberhasilan program KB, terjadi perubahan struktur umur penduduk yang ditandai dengan menurunnya rasio ketergantungan
(dependency ratio)
penduduk non-usia kerja
(0-14 tahun dan >65 tahun)
terhadap penduduk usia kerja
(15-64 tahun).

 

BONUS DEMOGRAFI merupakan kondisi saat populasi usia produktif lebih banyak dari-pada usia nonproduktif.
Indonesia sendiri diprediksi akan mengalami puncak bonus demografi pada 2030.

 

“Menghadapi BONUS DEMOGRAFI, BKKBN mengambil peran meningkatkan kualitas penduduk melalui pembangunan keluarga.

Mendorong agar setiap anak yang dilahirkan berkualitas dengan memperhatikan perkembangan dan pertumbuhan anak di 1.000 hari pertama kehidupan.

Dengan memberikan ASI eksklusif, orangtua diharapkan cerdas mengurus buah hati mulai dari kebutuhan gizi hingga stimulus perkembang-annya”.

 

Katakan tidak pada seks pranikah,
katakan tidak pada pernikahan usia anak,
katakan tidak pada narkoba.

 

Generasi muda harus menjadi generasi berencana (genre).
Merencana­kan masa depanmu.
Merencanakan kapan selesai kuliah, bekerja, menikah.

 

MENIKAHLAH PADA USIA MINIMAL 21 TAHUN BAGI PEREMPUAN
DAN
25 TAHUN BAGI LAKI-LAKI

(Rn)