Kategori
Artikel

Nabi-Nabi yang membawa agama adalah utusan Allah.

 

Oleh : Dhedi Razak

Busurnews.com, JAKARTA — Semua Agama yang Dibawa Nabi-Nabi adalah Islam?
Nabi-Nabi yang membawa agama adalah utusan Allah.

Pada dasarnya semua agama samawi yang dibawa oleh 124 ribu Nabi dan Rasul sejak Nabi Adam hingga Nabi Muhammad SAW adalah agama Islam.
Namun, ada sebagian pengikut agama yang dibawa para Nabi ingkar, maka merekalah yang disebut bukan Islam.
Agama Yahudi yang dibawa oleh Nabi Musa dan agama Nasrani yang dibawa oleh Nabi Isa, keduanya agama Islam juga.
Sebab, mereka semua adalah utusan Allah SWT yang resmi.
Bahwa agama para Nabi adalah Islam bukan pandangan Islam liberal.
Tetapi ini adalah pandangan Alquran Al-Karim.

“Sesungguhnya agama di sisi Allah adalah Islam.”
(QS Ali Imran: 19).

Semua agama yang dibawa para Nabi dan Rasul itu agama Islam.
Lalu, ada sebagian dari pengikutnya yang taat, tapi ada juga yang tidak taat.
Mereka yang tidak taat inilah yang disebut sebagai bukan Islam.

Sebenarnya kalau lebih diperdalam lagi, setidaknya ada tiga kelompok yang bisa disebut sebagai bukan Islam.

Pertama, umat terdahulu yang ingkar.
Disebutkan bahwa sebagian dari pengikut agama para Nabi itu ada yang kufur, ingkar, tidak taat, maksiat dan nekat.
Firaun, Namrudz, Kaum ‘Add, Tsamud, Kaum Nabi Nuh, Kaum Luth, dan lainnya.
Mereka semua ini yang kemudian disebut sebagai bukan Islam alias kafir.

Kedua, umat Nabi Muhammad SAW yang ingkar.
Hal yang sama juga berlaku bagi umat manusia yang hidup di masa kenabian Nabi Muhammad SAW.
Apabila mereka ingkar kepada kenabian Nabi Muhammad SAW, maka mereka bukan Muslim alias kafir juga.
Contohnya yang mudah disebut misalnya Abu Lahab, Abu Jahal dan rekan-rekan seperjuangannya.

Ketiga, sisa umat terdahulu yang tidak mengakui kenabian Nabi Muhammad SAW.
Yaitu mereka yang mengaku sebagai para pengikut Nabi terdahulu.
Mereka hidup setelah kedatangan Nabi Muhammad SAW, namun mereka tidak mau mengakui kenabiannya serta tidak mau menerima risalah yang dibawanya.
Mereka bukan Islam juga.

@drr