Milad 72 GPII Ikut Mewakili Umat Islam Dalam Kemerdekaan RI

 

BusurNews.Com,Jakarta Pada hari ini genap 72 tahun yang lalu Gerakan Pemuda Islam Indonesia ikut untuk mewakili umat Islam dalam kemerdekaan Republik ini, kata Karman BM, Ketua Umum GPII, dalam sambutannya dalam Milad ke-72 dan Launching Pahlawan Nasional Harsono Cokroaminoto, Menteng, Jakarta (02/09/2017).

“GPII masih eksis sampai sekarang, karena kita dijaga oleh doa para Ulama. GPII didirikan untuk sebagai wadah kaderisasi politik umat Islam Indonesia untuk kemerdekaan negara ini,” kata Karman.

Karman melanjutkan, GPII memiliki tokoh kunci dalam Kemerdekaan Indonesia seperti M. Natsir, Wahid Hasyim, dan Harsono Cokroaminoto.

Dia menambahkan, GPII memiliki saham sah untuk kemerdekaan Indonesia. Namun, umat Islam selalu dianggap selalu berlawanan dengan Pemerintah Indonesia, jika masuk kedalam perpolitikan. Padahal umat Islam, memberikan kontribusi yang banyak dalam kemerdekaan Republik Indonesia.

“Umat Islam selalu dianggap berlawanan dengan Pemerintah, jika masuk kedalam perpolitikan Indonesia. Padahal, umat Islam pemilik sah dalam memerdekakan bangsa Ini,” tegasnya.

Karman menambahkan, untuk Harsono Cokroaminoto dalam kesempatan ini diajukan usulan untuk dijadikan Pahlawan Nasional oleh Pemerintah.

“Harsono adalah Ketua Umum pertama pimpinan Gerakan Pemuda Islam Indonesia. Beliau seorang pejuang dan tokoh politik Indonesia yang berhaluan nonkooperatif dengan Belanda,” ungkapnya.

Tujuan Utama Harsono Cokroaminoto mendirikan GPII, lanjut Karman adalah untuk mempertahankan negara Republik Indonesia dan menyiarkan Islam.

“Harsono Cokroaminoto juga sempat menjabat sebagai wakil Menteri Negara dalam kabinet Natsir. Ia juga sempat menjabat sebagai wakil Perdana Menteri dalam kabinet Burhanuddin Harahap,” pungkas Karman.(Bambang S)