Kategori
Ekonomil

Mentan Amran Sulaiman, menyebut Indonesia sebenarnya sudah lama ekspor daging

 

Oleh: Dhedi Rochaedi Razak

BusurNews.Com,Jakarta -Menteri Pertanian (Mentan), Amran Sulaiman, menyebut Indonesia sebenarnya sudah lama ekspor daging yakni

ayam,

kambing,

babi

Ke berbagai negara,
NAMUN HAL TERSEBUT SEOLAH TENGGELAM KARENA IMPOR SAPI.

 

Nilai ekspor peternakan kita meningkat 22%.
Ekspor kambing dan ayam ke beberapa negara, juga termasuk babi yang dipasok ke Singapura.

 

Persepsi swasembada daging sapi perlu diubah.
Lantaran cukup banyak sumber protein hewani lainnya di Indonesia, yang menurutnya sudah swasembada.

 

“Kita swasembada protein, tapi selalu swasembada daging sapi yang dikatakan, 9 tahun lebih butuh waktu untuk swasembada (sapi)”.

 

Akselerasi swasembada daging sapi dilakukan dengan program Upsus-Siwab atau Upaya Khusus Sapi Indukan Wajib Bunting.

“Ada program Siwab, enggak boleh sapi berkeliaran kalau enggak bunting.
Tahun lalu 1,4 juta ekor lahir sapi brahman, nilainya Rp 70 triliun setelah 2 tahun untuk nilai pendapatan peternak”.

Selain Siwab, juga tengah menggenjot produksi daging sapi dengan varietas sapi unggulan dari Brasil yang beratnya berkali-kali lipat dari sapi biasa.

 

“Diteliti oleh Brasil, kami temukan itu beratnya 1,5-2 ton.
Sedangkan sapi kita hanya 400 kg.
Kami minta ini sudah lahir yang pertama, tahun depan kami anggarkan Rp 100 miliar beli sperma (sapi) dari Brasil”.

(Rn)