MENDIKBUD Muhadjir Effendy : ANGKA BUTA HURUF DI TANAH AIR TURUN DRASTIS.

 

Oleh: Dhedi Rochaedi Razak

BusurNews.Com,Jakarta – Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (MENDIKBUD) Muhadjir Effendy mengatakan:
ANGKA BUTA HURUF DI TANAH AIR TURUN DRASTIS.

“*Indonesia merupakan negara dengan penduduk nomor empat terbanyak di dunia, namun angka buta huruf 2,07%*”.-
ujar Mendikbud dalam peringatan
Hari Aksara Internasional (HAI).

 

Mantan Rektor Universitas Muhammadiyah Malang itu menambahkan tidak ada negara di dunia yang bebas dari buta huruf, termasuk negara maju seperti Amerika Serikat.

“Di Amerika Serikat buta huruf sebanyak satu persen, sementara kita 2,07%.
Maka membutuhkan kerja keras untuk memberantasnya,”
katanya.

 

BUTA HURUF bukan hanya tidak bisa baca, tulis dan berhitung, tetapi yang lebih mendasar mereka harus mendapatkan sesuatu dari kemampuan baca tulis dan hitung itu.

Kita harus hati-hati, jangan sampai mengajari anak membaca, tetapi tidak bisa belajar.

“Penelitian menyebutkan sebagian besar anak Indonesia ke sekolah, namun tidak belajar.
Bersekolah dan belajar dua hal berbeda.
Belajar tanpa mendapatkan pelajaran harus diwaspadai”.-

 

Salah satu contohnya,
Adalah di MEDIA SOSIAL yang negatif tanpa mendapatkan pelajaran sedikitpun.

Saat ini,
*Jumlah BUTA AKSARA sekitar 2,07% atau sekitar 3,4 juta jiwa*.

 

Saat ini,
ANGKA BUTA AKSARA MASIH TERDAPAT DI SEJUMLAH PROVINSI,
Yakni Papua (28,75%), NTB (7,91%), NTT (5,15%), Sulawesi Barat (4,58%), Kalimantan Barat (4,50%), Sulawesi Selatan (4,49%), Bali (3,57%), Jawa Timur (3,47%), Kalimantan Utara (2,90%), Sulawesi Tenggara (2,74%), Jawa Barat (2.90%) dan Jawa Tengah (2,20%).

Sementara 22 provinsi lainnya sudah berada di bawah angka nasional.

Jika dilihat dari perbedaan gender, tampak bahwa perempuan memiliki angka buta aksara lebih besar jika dibandingkan dengan laki-laki dengan jumlah, yakni
1.157.703 orang laki-laki, dan
perempuan 2.258.990 orang.

 

pantesan di medsos banyak HOAX, rupanya masih banyak yang BUTA-HURUF .

(Rn)