Mega Korupsi Dana E-KTP

 

Jaksa KPK yang membacakan surat dakwaan  tindak pidana korupsi E -KTP

Busur News Com ,Jakarta – Terlibat Bancakan aliran dana mega korupsi dalam anggaran proyek E,KTP ,Rp ,5 Tahun 2012 “Dalam surat dakwaan yang dibacakan jaksa KPK di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Jakarta, Jalan Bungur Besar Raya, Jakarta Pusat, Kamis (9/3), 2 terdakwa, yaitu Irman dan Sugiharto, juga menerima uang. Irman mengantongi Rp 2.371.250.000 dan USD 877.700 serta SGD 6 ribu, sedangkan Sugiharto mendapatkan USD 3.473.830.

“Selain memperkaya diri sendiri, perbuatan para terdakwa juga memperkaya orang lain dan korporasi,” ujar jaksa KPK.
Berikut ini para pihak yang disebut jaksa KPK menerima aliran dana proyek e-KTP dalam surat dakwaan:

Gamawan Fauzi USD 4,5 juta dan Rp 50 juta
Diah Anggraini USD 2,7 juta dan Rp 22,5 juta
Drajat Wisnu Setyawan USD 615 ribu dan Rp 25 juta

6 anggota panitia lelang masing-masing USD 50 ribu
Husni Fahmi USD 150 ribu dan Rp 30 juta
Anas Urbaningrum USD 5,5 juta
Melcias Marchus Mekeng USD 1,4 juta
Olly Dondokambey USD 1,2 juta
Tamsil Linrung USD 700 ribu
Mirwan Amir USD 1,2 juta
Arief Wibowo USD 108 ribu
Chaeruman Harahap USD 584 ribu dan Rp 26 miliar                                             Ganjar Pranowo USD 520 ribu
.Agun Gunandjar Sudarsa selaku anggota Komisi II dan Banggar DPR USD 1,047 juta
Mustoko Weni USD 408 ribu
Ignatius Mulyono USD 258 ribu          Taufik Effendi USD 103 ribu
Teguh Djuwarno USD 167 ribu
Miryam S Haryani USD 23 ribu
Rindoko, Nu’man Abdul Hakim, Abdul Malik Haramaen, Jamal Aziz, dan Jazuli Juwaini selaku Kapoksi pada Komisi II DPR masing-masing USD 37 ribu        Markus Nari Rp 4 miliar dan USD 13 ribu
Yasonna Laoly USD 84 ribu             Khatibul Umam Wiranu USD 400 ribu
M Jafar Hapsah USD 100 ribu
Ade Komarudin USD 100 ribu
Abraham Mose, Agus Iswanto, Andra Agusalam, dan Darma Mapangara selaku direksi PT LEN Industri masing-masing Rp 1 miliar
Wahyudin Bagenda selaku Direktur Utama PT LEN Industri Rp 2 miliar
Marzuki Ali Rp 20 miliar. Johanes Marliem USD 14,880 juta dan Rp 25.242.546.892
37 anggota Komisi II lain seluruhnya berjumlah USD 556 ribu, masing-masing mendapatkan uang USD 13-18 ribu. Beberapa anggota tim Fatmawati, yaitu Jimmy Iskandar Tedjasusila alias Bobby, Eko Purwoko, Andi Noor, Wahyu Setyo, Benny Akhir, Dudi, dan Kurniawan, masing-masing Rp 60 juta
Manajemen bersama konsorsium PNRI Rp 137.989.835.260
Perum PNRI Rp 107.710.849.102                PT Sandipala Artha Putra Rp 145.851.156.022
PT Mega Lestari Unggul yang merupakan holding company PT Sandipala Artha Putra Rp 148.863.947.122
.PT LEN Industri Rp 20.925.163.862
PT Sucofindo Rp 8.231.289.362                 . PT Quadra Solution Rp 127.320.213.798,36 (an)