Media Pembelajaran PPT Interaktif untuk Meningkatkan Literasi Baca Tulis Siswa di Kelas 1 SDN Karang Asih 14  

 

 

Oleh: Nadia Valentina

 

Busurnews.com,Purwakarta– Semenjak adanya pandemi covid-19 yang melanda dunia berbagai masalah timbul di tengah masyarakat. Pandemi ini tidak hanya berdampak pada bidang kesehatan, sosial dan ekonomi, tetapi juga berdampak bidang pendidikan, dimana selama masa pademi kegiatan pembelajaran di sekolah terpaksa di lakukan dengan secara daring.
Pada saat ini Indonesia tidak hanya di hadapkan dengan permasalahan pandemi covid-19 saja namun juga permasalahan tentang rendahnya perolehan skor tes PISA (Programme for International Student Asessment). Gambaran perolehan peringkat Indonesia dalam evaluasi PISA menunjukan penurunan. Berdasarkan laporan PISA akhir tahun 2019 skor membaca Indonesia ada di peringkat 72 dari 77 negara. Atas permasalahan tersebut UPI ikut berkontribusi dalam menaggulangi rendahnya perolehan skor baca tulis di Indonesia melalui kegiatan KKN Tematik Literasi
Literasi baca tulis adalah pengetahuan dan kecapakan untuk membaca, menulis, mencari, menelusuri, mengolah dan memahami informasi untuk menganalisis, menanggapi, dan menggunakan teks tertulis untuk mencapai tujuan, mengembangkan pemahaman dan potensi, serta untuk berpartisipasi di lingkungan keluarga, sekolah dan masyarakat. Dalam program kkn ini, Nadia Valentina salah satu mahasiswa UPI kampus Purwakarta, menggunakan media pembelajaran ppt interaktif untuk meningkatkan literasi baca tulis anak dalam kegiatan pembelajaran daring di kelas 1 SDN Karang Asih 14. Di dalam ppt interaktif tersebut terdapat berbagai cerita yang lebih menarik minat baca tulis siswa yang di sesuaikan dengan tema pembelajaran pada hari itu.
Sebelum kegiatan belajar daring di mulai siswa di berikan kesempatan untuk membaca cerita melalui media ppt interaktif selama 15 menit. Setelah membaca guru memberikan tugas ke pada siswa untuk menuliskan rangkuman dari isi cerita tersebut. Setelah anak menuliskan rangkuman dari isi cerita tersebut anak mengirimkan dokumentasi ke pada guru.
Dengan menggunakan powerpoint interaktif yang cimak, serta isi cerita yang menarik siswa lebih termotivasi untuk ingin membaca siswa pun dapat memahami isi cerita yang ada di dalam powerpoint interaktif dan dapat merakum isi cerita tersebut ke dalam bentuk tulisan. Selain menarik perhatian siswa dapat juga membantu pemerintah dalam mengatasi permasalahan literasi baca tulis.

Penulis : Nadia Valentina, PGPAUD, UNIVERSITAS PENDIDIKAN INDONESIA KAMPUS PURWAKARTA
Fitri Nuraeni, M.Pd