Kategori
Artikel

Masjid menjadi tempat beribadah kaum Muslimin

 

Oleh: Dhedi Rochaedi Razak

BusurNews.Com ,JAKARTA —  Masjid menjadi tempat beribadah kaum Muslimin.

Khususnya dalam menunaikan shalat berjamaah.
Sebagai tempat yang dimuliakan, ada adab-adab yang harus diperhatikan seorang saat memasuki masjid.

Rasulullah SAW sangat memperhatikan adab di dalam masjid.
Bukan hanya tingkah laku, bau badan pun diperhatikan bagi jamaah yang hendak masuk ke masjid.

Kita bisa menemukan dalam hadis yang berasal dari Jabir, betapa Nabi memperhatikan bebauan.

Ketika itu,
Nabi SAW melarang orang yang memakan bawang putih, bawang merah, dan kucai untuk mendekati masjid agar malaikat tidak terganggu.

Sebaliknya,
Rasulullah SAW seperti dikisahkan Aisyah RA mengungkapkan, beliau memerintahkan masjid untuk dibersihkan dan diharum-harumi.
Bukan cuma itu,
Anas RA mengisahkan, Rasulullah SAW bersabda bahwa pahala membersihkan satu kotoran oleh seseorang dari masjid tampak di hadapan Nabi SAW.

Berikut adab selama di masjid yang dikutip dari kitab Fikih Sunnah karangan Sayyid Sabiq.

 

Orang yang hendak MASUK KE MASJID disunahkan untuk menggunakan kaki kanan dan membaca doa ketika masuk ke masjid.

“Aku berlindung kepada Allah Yang Maha-Agung, dengan wajah-Nya yang Maha-Mulia serta kerajaan-Nya yang azali, dari godaan setan yang terkutuk.

Dengan nama Allah,
Ya Allah, berikanlah rahmat kepada Muhammad.
Ya Allah, ampunilah segala dosaku dan bukakanlah untukku semua pintu rahmat-Mu.”

Ketika hendak KELUAR DARI MASJID, disunahkan untuk melangkahkan kaki kiri lebih dahulu.
Layaknya masuk ke dalam masjid, seseorang pun dianjurkan untuk melafazkan doa saat keluar masjid.

“Dengan nama Allah ya Allah, berikanlah rahmat kepada Muhammad.
Ya Allah,
Ampunilah segala dosaku, dan bukakanlah untukku semua pintu keutamaan-Mu.
Ya Allah,
Lindungilah diriku dari godaan setan yang terkutuk.”

Setelah masuk ke dalam masjid, disunahkan untuk melakukan shalat tahiyatul masjid sesuai dengan shalat yang dicontohkan Rasulullah SAW.
Sesuai dengan hadis yang bersumber dari Abu Qatadah.

“Apabila salah seorang di antara kamu datang ke masjid, maka hendaklah ia datang dua rakaat sebelum duduk!”

(Rn)