Kategori
Artikel

Marilah senantiasa berlindung kepada Allah Subhanahu Wata’ala dari syaiton agar tidak mendengarkan khutbahnya iblis kelak di hari kiamatà

 

Oleh: Dhedi Razak

Busurnews.com, JAKARTA —Marilah senantiasa berlindung kepada Allah Subhanahu Wata’ala dari syaiton agar tidak mendengarkan khutbahnya iblis kelak di hari kiamatààààààaààaààaààaààààaà.
Semoga kita termasuk golongan orang-orang yang tidak mendengarkan khutbahnya iblis di hari kemudian.
Iblis menyampaikan khutbahnya di hadapan orang-orang yang mengikutinya yang telah ditetapkan oleh Allah Subhnahu Wata’ala masuk kedalam neraka jahannam, ketika mereka digiring menuju neraka jahannam, Allah Subhanahu Wata’ala berfirman :

وَسِيقَ ٱلَّذِينَ كَفَرُوٓاْ إِلَىٰ جَهَنَّمَ زُمَرًاۖ حَتَّىٰٓ إِذَا جَآءُوهَا فُتِحَتۡ أَبۡوَٰبُهَا وَقَالَ لَهُمۡ خَزَنَتُهَآ أَلَمۡ يَأۡتِكُمۡ رُسُلٞ مِّنكُمۡ يَتۡلُونَ عَلَيۡكُمۡ ءَايَٰتِ رَبِّكُمۡ وَيُنذِرُونَكُمۡ لِقَآءَ يَوۡمِكُمۡ هَٰذَاۚ قَالُواْ بَلَىٰ وَلَٰكِنۡ حَقَّتۡ كَلِمَةُ ٱلۡعَذَابِ عَلَى ٱلۡكَٰفِرِينَ ٧١

“ Orang-orang kafir dibawa ke neraka Jahannam berombong-rombongan. Sehingga apabila mereka sampai ke neraka itu dibukakanlah pintu-pintunya dan berkatalah kepada mereka penjaga-penjaganya: “Apakah belum pernah datang kepadamu rasul-rasul di antaramu yang membacakan kepadamu ayat-ayat Tuhanmu dan memperingatkan kepadamu akan pertemuan dengan hari ini?” Mereka menjawab: “Benar (telah datang)”. Tetapi telah pasti berlaku ketetapan azab terhadap orang-orang yang kafir “. (QS Az-zumar : 71).
Ketika neraka jahannam sudah melihat orang-orang yang akan dimasukkan kedalamnya dari kejauhan, neraka kemudian semakin bergejolak dan membara tidak sabar menanti kedatangan mereka , Allah Subhanahu Wata’ala berfirman:
إِذَا رَأَتۡهُم مِّن مَّكَانِۢ بَعِيدٖ سَمِعُواْ لَهَا تَغَيُّظٗا وَزَفِيرٗا

“ Apabila neraka itu melihat mereka dari tempat yang jauh, mereka mendengar kegeramannya dan suara nyalanya” (QS Al Furqan: 12).
Pada hari kiamat iblis akan menyampaikan khutbahnya di hadapan penghuni neraka, sebuah khutbah yang menyentuh hati yang akan membuat mereka semakin bersedih dan sangat menyesal karena mereka mengikuti perintah iblis yang ternyata menyesatkan.

Al-Hasan Al Basri Rahimahullah berkata:

إِذَا كَانَ يَوْمُ الْقِيَامَةِ ، قَامَ إِبْلِيْسُ خَطِيْبًا عَلَى مِنْبَرٍ مِنْ نَارٍ ، فَقَالَ: إِنَّ اللهَ وَعَدَكُمْ وَعْدَ الْحَقِّ وَوَعَدْتُكُمْ فَأَخْلَفْتُكُمْ

“ Tatkala hari kiamat, iblis berdiri diatas sebuah mimbar kemudian berkhutbah seraya berkata, “ “Sesungguhnya Allah telah menjanjikan kepadamu janji yang benar, dan akupun telah menjanjikan kepadamu tetapi aku menyalahinya “. (Tafsir At-Thobari 16/563).
Al-Haafizh Ibnu Katsir Rahimahullah berkata:

يُخْبِرُ تَعَالَى عَمَّا خَطَبَ بِهِ إِبْلِيْسُ أَتْبَاعَهُ، بَعْدَمَا قَضَى اللهُ بَيْنَ عِبَادَهُ، فَأدخل المؤمنين الجنات، وأسكن الكافرين الدركات، فقام فيهم إبليس -لعنه الله -حينئذ خطيبا ليزيدهم حزنا إلى حزنهم (4) وغَبنا إلى غبْنهم، وحسرة إلى حسرتهم
“ Allah mengabarkan tentang khutbah yang disampaikan oleh iblis kepada para pengikutnya, yaitu setelah Allah memutuskan / menghisab para hambaNya, kemudian Allah memasukkan kaum mukminin ke surga, dan Allah menempatkan orang-orang kafir ke dalam neraka jahannam. Maka iblis tatkala itu berdiri dan berkhutbah kepada para pengikutnya agar semakin menambah kesedihan mereka, kerugian diatas kerugian, serta penyesalan diatas penyesalan ”. (Tafsir Al-Qur’an Al-‘Adziim 4/489).
Khutbah iblis dihari kiamat kelak bisa menjadi renungan bersama agar tidak menjadi orang-orang yang merugi di akhirat .
Sebab, ketika dilaknat dan dikeluarkan dari surga oleh Allah
سُبْحَانَهُ وَ تَعَال
untuk bersujud kepada Nabi Adam, iblis bersumpah untuk menyesatkan anak cucu Adam hingga akhir zaman.
Iblis juga memohon kepada Allah agar ditangguhkan ajalnya hingga hari kiamat, dan Allah mengabulkan do’a iblis. Kisah tersebut diabadikan di dalam Al-Qur’an,

قَالَ رَبِّ فَأَنظِرۡنِيٓ إِلَىٰ يَوۡمِ يُبۡعَثُونَ ٣٦ قَالَ فَإِنَّكَ مِنَ ٱلۡمُنظَرِينَ ٣٧

“ Berkata iblis: ” Ya Tuhanku, (kalau begitu) maka beri tangguhlah kepadaku sampai hari (manusia) dibangkitkan ”
“ Allah berfirman: “(Kalau begitu) maka sesungguhnya kamu termasuk orang-orang yang diberi tangguh ” ( QS Al Hirr : 36-37).
Setelah itu, iblis lalu berusaha untuk terus menyesatkan manusia dari jalan Allah
سُبْحَانَهُ وَ تَعَال
hingga hari kiamat.
Isi Khutbah Iblis di Hari Kiamat
Ketika hari kiamat tiba dan manusia telah dibangkitkan dan dihisab, iblis akan berkhutbah di hadapan para pengikutnya.

Khutbah iblis dihari kiamat ini merupakan khutbah yang paling menyentuh sekaligus bisa menjadi renungan bersama agar kita tidak ikut tersesat bersama iblis dan para pengikutnya.
Allah
سُبْحَانَهُ وَ تَعَال
telah menunjukkan sedikit rahasia sebuah peristiwa di hari kiamat kelak ketika iblis berkhutbah di hadapan para pengikutnya.
Peristiwa ini diungkapkan dan diterangkan oleh Allah
سُبْحَانَهُ وَ تَعَال
di dalam Al-Qur’an, Allah berfirman,

وَأُدۡخِلَ ٱلَّذِينَ ءَامَنُواْ وَعَمِلُواْ ٱلصَّٰلِحَٰتِ جَنَّٰتٖ تَجۡرِي مِن تَحۡتِهَا ٱلۡأَنۡهَٰرُ خَٰلِدِينَ فِيهَا بِإِذۡنِ رَبِّهِمۡۖ تَحِيَّتُهُمۡ فِيهَا سَلَٰمٌ ٢٣

“ Dan dimasukkanlah orang-orang yang beriman dan beramal saleh ke dalam surga yang mengalir di bawahnya sungai-sungai, mereka kekal di dalamnya dengan seizin Tuhan mereka. Ucapan penghormatan mereka dalam surga itu ialah “salaam”.
(QS Ibrahimm : 23 ). Iblis kemudian berkhutbah kepada para pengikutnya tatkala mereka akan dimasukkan kedalam neraka jahannam dan telah melihat api yang menyala-nyala yang siap membakar mereka sebagaimana firman Allah Subhanahu Wata’ala:

وَقَالَ ٱلشَّيۡطَٰنُ لَمَّا قُضِيَ ٱلۡأَمۡرُ إِنَّ ٱللَّهَ وَعَدَكُمۡ وَعۡدَ ٱلۡحَقِّ وَوَعَدتُّكُمۡ فَأَخۡلَفۡتُكُمۡۖ وَمَا كَانَ لِيَ عَلَيۡكُم مِّن سُلۡطَٰنٍ إِلَّآ أَن دَعَوۡتُكُمۡ فَٱسۡتَجَبۡتُمۡ لِيۖ فَلَا تَلُومُونِي وَلُومُوٓاْ أَنفُسَكُمۖ مَّآ أَنَا۠ بِمُصۡرِخِكُمۡ وَمَآ أَنتُم بِمُصۡرِخِيَّ إِنِّي كَفَرۡتُ بِمَآ أَشۡرَكۡتُمُونِ مِن قَبۡلُۗ إِنَّ ٱلظَّٰلِمِينَ لَهُمۡ عَذَابٌ أَلِيمٞ

“ Dan berkatalah syaitan tatkala perkara (hisab) telah diselesaikan: “Sesungguhnya Allah telah menjanjikan kepadamu janji yang benar, dan akupun telah menjanjikan kepadamu tetapi aku menyalahinya. Sekali-kali tidak ada kekuasaan bagiku terhadapmu, melainkan (sekedar) aku menyeru kamu lalu kamu mematuhi seruanku, oleh sebab itu janganlah kamu mencerca aku akan tetapi cercalah dirimu sendiri. Aku sekali-kali tidak dapat menolongmu dan kamupun sekali-kali tidak dapat menolongku. Sesungguhnya aku tidak membenarkan perbuatanmu mempersekutukan aku (dengan Allah) sejak dahulu”. Sesungguhnya orang-orang yang zalim itu mendapat siksaan yang pedih “.
(QS Ibrahim: 22).

Di dalam khutbah tersebut, iblis mengatakan kepada para pengikutnya bahwa Allah telah memberikan janji kepada orang-orang tersebut yaitu janji yang benar dan pasti ditepati. Iblis pun memberikan janji-janji kepada para pengikutnya, namun janji iblis itu hanyalah janji palsu yang merupakan bagian dari tipu muslihatnya untuk menjerumuskan manusia ke dalam dosa dan kesesatan. Para pengikut iblis yang mendengar pidato iblis di akhirat itu langsung merasa sangat tertipu dan menyesal.
Namun, penyesalan di akhirat sdslsh penyesalan sia-sia, dan mereka akan menjadi teman iblis di dalam neraka dan kekal di dalamnya.
Saudaraku, jangan sampai kita menjadi orang-orang yang menyesal ketika mendengar pidato iblis di hari kiamat kelak. Semoga kita semua selalu dilindungi Allah سُبْحَانَهُ وَ تَعَال dari tipu daya iblis.
Semoga Allah Subhanahu Wata’ala menjaga dan melindungi kita dari tipu daya iblis laknatullah.

Wallahu Ta’ala A’lam

 

@drr