LPSK Memperhatikan Hak Korban Kekerasan Oleh Aparat Penegak Hukum

 

Busur News Com,Jakarta- LPSK, Jakarta Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK) mengingatkan pentingnya pihak-pihak yang menangani kekerasan oleh oknum aparat penegak hukum untuk memperhatikan hak-hak korban. Hal ini dikarenakan pihak yang dihadapi adalah bagian dari penegak hukum, sehingga rentan konflik kepentingan jika aparat yang menangani kurang profesional. “Yang paling dasar adalah terkait dengan hak untuk melaporkan tindak pidana
tersebut. Korban harus dilayani laporannya, untuk kemudian diproses sesuai ketentuan”, ujar Wakil Ketua LPSK, Abdul Haris Semendawai dalam konferensi pers di Jakarta pada Kamis (4//5/2017).

Penting diterimanya laporan dikarenakan jika laporan sudah diterima dan proses berjalan, maka saat itu juga sangat mungkin saksi dan korban kekerasan oleh oknum aparat penegak hukum untuk mendapat perlindungan, termasuk oleh LPSK. Perlindungan-perlindungan yang pernah diberikan LPSK kepada korban kekerasan oleh oknum aparat penegak hukum diantaranya layanan rehabilitas medis-psikologis, dan pemenuhan hak prosedural. “Untuk korban yang mengalami trauma medis dan psikologis, penting untuk kita pulihkan traumanya. Sedangkan pemenuhan hak prosedural bertujuan agar hak-haknya sebagai korban tetap terpenuhi selama proses peradilan, ini penting karena yang dihadapi adalah oknum penegak hukum”, jelas Semendawai.

Terkait kasus yang masih aktual, yakni penembakan mobil keluarga oleh Brigadir K, oknum polisi Polres Lubuklinggau,

LPSK sudah menurunkan tim proaktif untuk meminta permohonan perlindungan dari para korban.(Bobi).