Kategori
News

Listrik Kerakyatan Solusi Kekinian

 

Busur News Com,Jakarta – Salah satu gagasan dari Listrik Kerakyatan adalah membuang sampah pada kawat listrik dan mengonversinya menjadi energi listrik. Gagasan ini adalah dalam rangka merespons sistem konvensional pembangkitan listrik terpusat yang semakin menghadapi banyak kendala dalam pembangunannya.
Sebut saja kebutuhan akan lahan yang sangat luas untuk pembangkitnya sendiri, tapak tower dan ruang bebas jaringan transmisi yang terbentang mulai dari pembangkit sampai ke rumah/kantor/gedung konsumen.


“Sebagai solusi,model listrik Kerakyatan dapat mulai diterapkan dan mengadopsi konsep distributed generation atau pembangkitan skala kecil yang tersebar yang dapat dibangun dalam lahan kurang dari 1000 m persegi,”ujar Supriadi.
​Sekolah Tinggi Teknik PLN (STT PLN)  menginisiasi Listrik Kerakyatan yang merupakan perubahan pola pikir dalam mengelola ketenagalistrikan saat ini dengan menghimpun dan memanfaatkan berbagai  teknologi sederhana dan murah yang cocok untuk dikelola oleh masyarakat awam.

Namun demikian,  kita masih memerlukan waktu dan proses yang panjang agar konsep ini bisa diterima oleh para pengambil keputusan dalam sektor ketenagalistrikan baik dari pemerintah, PLN, maupun swasta.

Karya Untuk Negeri ‘Listrik Kerakyatan’ hari ini Kamis, di gedung Sasana Kriya, Taman Mini Indonesia Indah – Jakarta Timur(17/5/2017) dimeriahkan berbagai lapisan masyarakat.

“Sampah diseluruh dunia,Indonesia menduduki ranking ke dua sampah plastik di dunia. Mudah-mudahan ada perkembangan dimasyarakat kita,”ujar Bapak Hery Wibowo.
Secara tekhnis,manager wilayah kenapa kita konsen pada pengolahan sampah ini? Bagaimana mengurangi sampah? Baik itu di Bantar Gebang dan produksi sampah menjadi overload.

DKI Jakarta itu produksi sampahnya ribuan ton/hari.

Ide ini adalah projek penelitian dari STT PLN dan ini akan menghasilkan braket sampah 7000 ton. bisa menghasilkan listrik 4200 Kwh.
Dukungan pemerintah diharapkan dalam pelaksanaan uji coba lebih lanjut dan kalangan akademis serta instansi swasta beserta koperasi. Gotong royong menyempurnakan model listrik kerakyatan akan terjawab permasalahan energi dan lingkungan dinegeri ini.(dms)