Kategori
Daerah kriminal

*Laporan Penganiayaan Anak Di bawah Umur Mengendap Di Reskrim Polrestabes Medan*

 

Busurnews.com, Medan Kota – Tim wartawan yang berada di lapangan mendapat Informasi Mapolrestabes ada laporan penganiayaan yang di mengendapi kasus tersebut.Tidak ada di ambil tindak lanjuti dari pihak personil kepolisian untuk menangkap Tsk sekarang ini.

Yang menjadi korban penganiayaan MR (9) adalah anak di bawah umur yang menjadi korban Penganiayaan oleh dua orang tersangka Intan Sari Hsb dan Dayat tepatnya di Masjid Al Jamiatul Jalan Pimpinan Medan perjuangan Jumat (14/08/2020) pukul 21.00 Wib. Namun laporan keluarga korban di Satreskim polrestabes Medan mengendap dan jalan di tempat.

Meski pun keluarga korban sudah membuat laporan di Satreskrim Polrestabes Medan Minggu (16/08/2020) dengan surat laporan Nomor : STTP / 2019 / VIII / Yan 25 /2020 / SPKT

Polrestabes Medan dan sudah melakukan Visum terhadap korban hingga kini pihak Reskrim Polrestabes Medan belum melakukan tindak lanjut penangkapan terhadap kedua tersangka hingga korban Penganiayaan MR  trauma bila melihat tersangka gentayangan yang kebal hukum tersebut dan ada kesan pihak Reskrim Polrestabes Medan bekerja tidak PROMOTER seperti semboyan
kepolisian , “PROMOTER ” tidaklah berfungsi di Reskrim Polrestabes Medan.

Keluarga korban sangat menyesal atas laporan penganiayaan anaknya hingga kini tidak di tindak lanjuti oleh pihak Polrestabes Medan dan Anaknya kini sangat ketakutan bila bertemu dengan kedua tersangka .

“Adik saya itu red (MR ) sangat trauma bang , dia sangat ketakutan bila ketemu yang menganiaya dia itu ” ungkap abang kepada awak media saat di temui di Panglima Cofe tepatnya didepan Polres Yabes Medan Rabu (07/10/2020) pukul 16.30 Wib.

Namun saat di konfirmasi Wartawan Kasat Reskrim Polrestabes Medan Kompol Martuasa Tobing melalui pesan WhatsApp ya terkait belum ada tindak lanjut penangkapan kedua tersangka hanya memberi jawaban singkat yaitu ATENSI ” jawab Kasat dengan singkat
(RED/AL)