Kategori
Artikel

Lahirnya Boyolali Tak Bisa Dilepaskan Dari Sosok Ki Ageng Pandanaran

 

Oleh: Dhedi Rochaedi Razak

Busur News Com,Jakarta – Lahirnya Kabupaten Boyolali tak bisa dilepaskan dari sosok Ki Ageng Pandanaran.

*Pasalnya, tokoh penyebar agama Islam yang juga dikenal sebagai Sunan Bayat itu merupakan peletak cikal bakal berdirinya Kabupaten Boyolali hingga saat ini*.

Diceritakan, Ki Ageng Pandaranan diutus Sunan Kalijaga untuk syiar agama Islam ke Gunung Jabalkat di Tembayat atau saat ini disebut wilayah Bayat, Klaten.

Dalam laku spiritualnya itu, Ki Ageng Pandaranan duduk di atas batu besar di tengah sungai.
Ia menanti istri dan anaknya yang masih jauh tertinggal.
Tak kunjung datang, dia menyebut ‘Boya wis lali wong iki
(sudah lupakan orang ini)’.

fragmentasi ini bertujuan mengenang perjalanan Ki Ageng Pandanaran yang turut berperan dalam pemberian nama Kabupaten Boyolali.
Sebab, nama Boyolali diyakini muncul pada saat itu di bantaran sungai ini dalam perjalanan spiritual menuju Gunung Jabalkat, Bayat.

Inilah Boyolali.
Dalam Niti Tilas ada perjalanan yang menjadi sejarah.
Tanah ini jadi Boyolali karena ada sejarah yang terjadi di tempat ini.
Makam Ki Ageng Pandanaran di perbukitan Gunung Jabalkat di Desa Paseban, Kecamatan Bayat, Klaten.

(Rn)