Kategori
News

Warga Lampung Kumpulkan Koin Buat Ishommudin Yang Jual Akidah

Masyarakat Lampung, Jumat (24/3) usai  Jumat langsung melakukan demo di Bundaran Gajah, Jalan Raden Intan, Lampung. Demo yang digelar secara damai ini mengecam dan mengutuk Ishomuddin terkait pernyataannya tersebut.
Busur News Com ,Lampung
IMG-20170324-WA0067

Kumpulkan koin buat Ishommudin

Saksi ahli yang diajukan Ahok dalam sidang penistaan agama, Ahmad Ishomuddin yang mengaku bergelar sebagai Doktor dan juga Kyai Haji (KH), rupanya menuai berbagai kecaman akibat pernyataan kesaksiannya terkait dengan pernyataan kontroversialnya soal Al Quran yang ingin membela Ahok.

Posisi Ishomuddin di Majelis Ulama Indonesia (MUI)  sudah dipecat. Dan Dosen Fakultas Syari’ah IAIN Raden Intan Lampung ini, mendapatkan serangan dari berbagai pihak yang merasa sebagai rekannya, akibatnya berbagai gelar Ishomuddin terbongkar, jika selama ini menyandang KH namun belum pernah menunaikan ibadah haji, sementara gelar doktornya, ternyata belum layak, karena belum pernah lulus sebagai Doktor.

Bukan hanya para alumni IAIN Raden Intan, masyarakat Lampung rupanya juga gerah dengan si pembuat pernyataan kontroversial yang menyatakan jika surah Al Maidah ayat 51 yang dinistakan Ahok sudah tepat, karena surah itu diturunkan pada jaman Rasulullah dan dianggap sudah tidak relevan dengan kondisi modern saat ini.

Masyarakat Lampung, Jumat (24/3) usai  Jumat langsung melakukan demo di Bundaran Gajah, Jalan Raden Intan, Lampung. Demo yang digelar secara damai ini mengecam dan mengutuk Ishomuddin terkait pernyataannya tersebut.

Bahkan sebuah foto memperlihatkan banyak warga menyindir dengan cara mengumpulkan koin yang diperuntukkan bagi Ishomuddin, jika selama ini ternyata Ishomuddin masih merasa kekurangan uang hingga mau saja di doktrin oleh Ahok bahkan sampai menjual akidahnya dengan cara sangat berani, ikutan menista Al Quran.

Bahkan tidak tanggung-tanggung seorang anak kecil sambil memegang poster yang bertuliskan, “ISHOMUDDIN buka dulu topengmu, buka dulu topengmu” ikutan memberikan koin buat Ishomuddin.

Saat ini Ishomuddin dianggap sudah sangat nista dan tidak lagi layak untuk menyandang KH ataupun sebagai Doktor, bahkan sesama rekan alumni IAIN Raden Intan merasa malu mengakuinya sebagai Alumni.

Juga salah satu akun menuliskan bagaimana salah satu rekan lainnya sempat mempertanyakan kepada Ishomuddin terkait dengan buku saku yang dibuat oleh tim Ahok soal pemimpin non muslim, dan Ishomuddin termasuk yang terlibat. Rekannya tersebut menyampaikan jika sebelumnya Ishomuddin memberikan pengakuan kepada rekannya tidak membela Ahok, namun kenyataannya Ishomuddin berbohong.(Riena).

 

%d blogger menyukai ini: