KRG pimpinan Presiden Masoud Barzani mendeklarasikan kemenangan untuk suara ‘Ya’ dalam referendum kemerdekaan Kurdish

 

Oleh:Dhedi Rochaedi Razak

BusurNews.Com,Jakarta – PEMERINTAHAN REGIONAL KURDISTAN (KRG) pimpinan Presiden Masoud Barzani mendeklarasikan kemenangan untuk suara ‘Ya’ dalam referendum kemerdekaan Kurdish yang digelar Senin (25/9).

“Kalian, bangsa Kurdi, tidak akan membiarkan keinginan kalian dihancurkan,”
ungkap Barzani dalam pidato yang disiarkan televisi, Rabu (27/9).

Menyusul klaimnya itu,
Barzani meminta pemerintah Irak di Baghdad untuk menjalin dialog serius, dan bukan sebaliknya mengancam KRG dengan sanksi serius.

Dia juga meminta negara-negara tetangga menghormati keinginan jutaan orang yang memilih ‘Ya’ pada Senin lalu.

Sebelumnya,
Saluran televisi Kurdi Rudaw TV melaporkan, mayoritas warga Kurdi atau lebih dari 90% telah memilih ‘ya’ sekalipun hasil akhirnya baru akan diberitakan Rabu (27/9) waktu setempat.

Bangsa Kurdi yang telah menjalankan pemerintahan otonomi di Irak sejak invasi 2003 AS yang menjatuhkan Saddam Hussein, menganggap referendum tersebut sebagai langkah penting untuk generasi Kurdi.

Barzani mengatakan,
Keinginannya untuk bertemu Perdana Menteri Irak Haider al-Abadi.
Dia yakin dialog merupakan jalan untuk membuka pintu negosiasi.

 

Namun,
Keinginan Barzani itu tampaknya bertepuk sebelah tangah.
Al-Abadi telah menegaskan bahwa dia tidak akan berdialog untuk membahas hasil referendum.

 

“KAMI TIDAK AKAN MENGORBANKAN KESATUAN DAN KEDAULATAN IRAK KARENA INI IALAH MANDAT NASIONAL,”.

(Rn)